TribunKaltim/

Melihat Lebih Dekat Proses Panen Lestari Madu Hutan di Kapuas Hulu

Saat ditiriskan, madu disaring menggunakan kain kasa dengan kerapatan yang sangat rapat sehingga menghasilkan madu yang jernih.

Melihat Lebih Dekat Proses Panen Lestari Madu Hutan di Kapuas Hulu
KOMPAS.com / YOHANES KURNIA IRAWAN
Proses panen madu hutan di Desa Semangit, Kecamatan Selimbau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (27/10/2017). Proses panen madu hutan ini menggunakan teknik panen lestari sehingga panen bisa dilakukan lebih dari satu kali dalam setahun. . 

TRIBUNKALTIM.CO - Mulut Muhammad Wasir (65) terlihat berkomat kamit. Perlahan, dari mulutnya kemudian terdengar suara lantunan syair yang disenandungkan. Alunan syair itu kemudian disahut oleh beberapa orang lainnya yang saat itu berada diatas perahu bermesin.

Tangan kanan Wasir terlihat memegang seikat akar kayu Menyadin (bahasa lokal) yang ujungnya sudah di bakar. Sedangkan dua rekan Wasir lainnya, Lasandi dan Suryadi terlihat membuat bara api di sebuah bekas wadah panci yang terbuat dari aluminium.

Matahari semakin terik. Waktu saat itu, Jumat (27/10/2017) sudah menunjukkan pukul 12.45 siang.

Wasir kemudian memakai topi yang dimodifikasi dengan jaring kecil, sekilas wajahnya tak terlihat. Tak lupa, ia mengenakan jaket dan pelampung badan sebagai pelindung.

Ketika asap mulai mengepul, Wasir kemudian mengarahkan kedua rekannya untuk menuju ke salah satu pohon jenis Putat yang terdapat sarang lebah.

Ya, di pohon itu, terdapat sarang lebah madu hutan (Apis Dorsata) yang menempel di dahan buatan.

Baca juga:

Padahal Acara Resepsi Sudah Dimulai, Mempelai Pria Ini Tak Kunjung Datang, Alasannya Bikin Geram

Jokowi dan Anies Bicara Empat Mata Saat Pantau Proyek Tol Becakayu, Bahas Apa Ya?

VIDEO - Inilah Detik-detik Menegangkan Polisi Lompat dari Lantai 21 Susul Pria yang Ingin Bunuh Diri

Halaman
1234
Editor: Kholish Chered
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help