TribunKaltim/

Ruang Kelas Masih Disegel, Dinas Pendidikan Pikirkan Opsi Baru Tempat Belajar Siswa

belum ada saran final yang bisa diberikan. BPKP, masih perlu melakukan kajian mendalam, khususnya seputar masalah lahan.

Ruang Kelas Masih Disegel, Dinas Pendidikan Pikirkan Opsi Baru Tempat Belajar Siswa
Tribun Kaltim/Doan Pardede
Dua kelas disegel pemilik lahan, puluhan siswa SMA 2 Tanjung Selor terpaksa belajar di tempat parkir, baru-baru ini. 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Doan Pardede

TANJUNG SELOR, TRIBUN - Hari demi hari berlalu, masalah ganti rugi lahan SMA 2 Tanjung Selor di Jalan Selimau, masih tak kunjung jelas.

Hingga saat ini, terhitung sudah hampir dua minggu dua kelas di SMA 2 Tanjung Selor, yakni XI IPA dan XI IPS tak bisa dimasuki siswa karena disegel pemilik lahan. Dan selama itu pula, sekitar 50an siswa SMA 2 Tanjung Selor harus belajar di tempat parkir.

Baca: Heboh, Sebuah Mobil Tiba-tiba Terbakar di Gunung Sari, Balikpapan

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bulungan, Jamaluddin Saleh kepada Tribunkaltim.co, Senin (6/11/2017) menuturkan, pekan lalu, perwakilan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sudah datang ke Tanjung Selor.

Namun dalam kedatangan tersebut, belum ada saran final yang bisa diberikan. BPKP, masih perlu melakukan kajian mendalam, khususnya seputar masalah lahan.

Baca: Heboh! Komentar Hanung Sebut Aktris Asal Lo Cantik Ini Tuai Kontroversi, Warganet Pecah Kongsi

"Kita bantu menyiapkan data-data yang diperlukan," ujar Jamaluddin.

Jamaluddin menyampaikan, pekan lalu, dirinya juga sudah berupaya berkomunikasi secara langsung dengan pemilik lahan. Agar segel kelas bisa segera dibuka, Jamaluddin mengaku sudah menawarkan opsi tukar guling lahan.

Namun sayangnya, pemilik lahan tetap kukuh pada tuntutannya semula, yakni lahan yang kini sudah berdiri ruangan kelas, dibayar dengan uang.

Halaman
12
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help