TribunKaltim/

Kerbau Disita, Danyon Yakin Illegal Logging Bakal Terhenti

Kerbau yang ditemukan di Hutan Lindung Pulau Nunukan hingga kini masih 'ditahan' Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia.

Kerbau Disita, Danyon Yakin Illegal Logging Bakal Terhenti
TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
Dua ekor kerbau yang diamankan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia-Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung, Selasa (7/11/2017) di Hutan Lindung Pulau Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Dua ekor kerbau yang ditemukan di Hutan Lindung Pulau Nunukan hingga kini masih 'ditahan' Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung Barabai, Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan.

Meskipun tak berhasil menangkap para pelaku, Komandan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia- Malaysia Batalyon Infanteri 621/Manuntung Letkol Infanteri Rio Neswan yakin, dengan menyita dua ekor kerbau itu, aktivitas illegal logging di Hutan Lindung Pulau Nunukan juga akan terhenti.

Pasalnya, kata dia, selama ini pelaku illegal logging sangat bergantung pada kerbau tersebut untuk mengangkut kayu dari tempat yang sulit diakses dengan kendaraan.

"Kami ambil kerbaunya, mereka nggak akan bisa gerak menarik balok kayu besar tanpa kerbau," ujarnya, Rabu (8/11/2017).

Dia menjelaskan, dua ekor kerbau ini dipaksa menarik gerobak kayu berisi kayu gelondongan.

Keduanya dicambuk agar berjalan menuju ke arah yang ingin dituju pelaku illegal logging.

"Kerbau menjadi salah satu kunci menghentikan illegal logging," ujarnya.

Baca juga:

Hadapi Lebanon, Mantan Pemain Persiba Balikpapan Ini akan Pimpin Lini Serang Timnas Singapura

Halaman
123
Penulis: Niko Ruru
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help