TribunKaltim/

Korban dan Saksi Dibawah Umur Takut dan Trauma Bertemu Pelaku, PN Kini Sediakan Fasilitas Khusus

"Ada itu, anak-anak, nggak mau memberikan keterangan. Takut bertemu pelaku," ujar Ahmad.

Korban dan Saksi Dibawah Umur Takut dan Trauma Bertemu Pelaku, PN Kini Sediakan Fasilitas Khusus
Kompas.com
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Doan Pardede

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Saat ini, Pengadilan Negeri (PN) Tanjung Selor sudah menyediakan fasilitas teleconference, untuk persidangan bagi saksi atau korban khususnya kasus-kasus percabulan yang masih di bawah umur.

Ahmad Syarif, Humas PN Tanjung Selor kepada Tribunkaltim.co, Rabu (7/11/2017) menuturkan, dalam persidangan biasa, saksi atau korban akan diminta memberikan keterangan di hadapan pelaku.

Dalam beberapa kasus, jelas Ahmad, beberapa saksi atau korban takut atau trauma melihat pelaku.

"Ada itu, anak-anak, nggak mau memberikan keterangan. Takut bertemu pelaku," ujar Ahmad.

Mau tak mau, kata Ahmad, dalam kasus seperti ini, Majelis Hakim akhirnya harus mendengarkan keterangan saksi atau korban secara terpisah.

Hal-hal seperti ini, jelas Ahmad, tentunya memberikan kesulitan tersendiri bagi Majelis Hakim dalam menangani sebuah kasus.

Oleh karena itu, lanjut Ahmad, PN Tanjung Selor merasa perlu menyediakan fasilitas khusus.

Baca juga:

Geram dengan Keputusan PSSI, Irfan Bachdim Tak Mau Lagi Bela Timnas Indonesia

Halaman
12
Penulis: Doan E Pardede
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help