TribunKaltim/

Kepada Presiden, Kepala BP3TKI Sampaikan Kompleksitas Penanganan TKI

"Ada tiga daerah yang akan teleconference dengan Presiden. Kabupaten Nunukan, Indramayu dan Sukabumi,” ujarnya.

Kepada Presiden, Kepala BP3TKI Sampaikan Kompleksitas Penanganan TKI
TRIBUN KALTIM/NIKO RURU
Warga Negara Indonesia yang dideportasi dari Tawau, Negara Bagian Sabah, Malaysia saat tiba di Pelabuhan Tunon Taka, Kecamatan Nunukan. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Kesempatan berbicara langsung dengan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo melalui teleconference akan dimanfaatkan Kepala  BP3TKI Kabupaten Nunukan, Eddy Sudjarwo untuk menyampaikan kompleksitas penanganan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di perbatasan Republik Indonesia- Negara Bagian Sabah, Malaysia.

"Ada tiga daerah yang akan teleconference dengan Presiden. Kabupaten Nunukan, Indramayu dan Sukabumi,” ujarnya, Minggu (12/11/2017).

Direncanakan teleconference berlangsung pada 18 Desember, bersamaan dengan Hari Buruh Migran Internasional.

Baca: Demi Emas, 127 Taekwondoin Ikut Seleksi

Eddy menjelaskan,  Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Kabupaten Nunukan menjadi tempat pelaksanaan Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP) sekaligus percontohan Program Poros Sentra Pelatihan dan Pemberdayaan Daerah Perbatasan.

“Tujuannya untuk memberikan perlindungan, pemberdayaan serta mendorong semua penempatan TKI secara legal. Sehingga dapat mencegah beragam permasalahan yang mungkin akan timbul,” ujarnya.

Baca: Pokja 30 Beri Apresiasi, Tapi Sanksi Jangan Hanya Jaksa Bramantyo

Hanya saja pelaksanaan program ini tidak berjalan mulus seperti yang diharapkan.

Dia menyebutkan, masih ada sejumlah persoalan yang terkait dengan TKI seperti jalur tikus yang memungkinkan mereka masuk dan keluar secara ilegal dari Malaysia.

Halaman
12
Penulis: Niko Ruru
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help