TribunKaltim/

Properti

Bahaya Nih! Generasi Milenial Lebih Senang Travelling Ketimbang Beli Rumah

Generasi X, dan setelahnya, termasuk generasi milenial, seharusnya menggantikan ibu-bapaknya dalam pembelian rumah.

Bahaya Nih! Generasi Milenial Lebih Senang Travelling Ketimbang Beli Rumah
THINKSTOCKPHOTOS
Ilustrasi generasi milenial 

TRIBUNKALTIM.CO -- "Bahaya, jika generasi milenial  tak punya keinginan beli rumah".

Country Manager Rumah123 Ignatius Untung mengatakan hal itu kepada KompasProperti, pekan lalu.

Kata "bahaya" mendapat tekanan serius dari Untung karena dalam waktu beberapa tahun ke depan, atau lima tahun lagi, generasi baby boomers yang notabene merupakan penghasil generasi milenial, sudah tidak bisa membeli rumah.

Baca: Duh Kasihan, Benarkah Generasi Milenial Sulit Punya Rumah?

Generasi X, dan setelahnya, termasuk generasi milenial, seharusnya menggantikan ibu-bapaknya dalam pembelian rumah, baik tapak maupun apartemen yang tersedia di pasar.

"Jika mereka cuek, pasar properti akan kelebihan pasokan. Namun, di sisi lain, permintaan justru mengalami penurunan. Ini situasi yang membahayakan jika supply melebihi demand," tutur Untung.

Ilustrasi.
Ilustrasi.(shutterstock)

Gejala oversupply sejatinya sudah terjadi sejak dua tahun terakhir.

Bahkan, hingga kuartal III-2017, Colliers International Indonesia mencatat dari total pasokan apartemen baru sebanyak 15.277 unit, terserap atau terjual 85,6 persen.

Baca: Mirip Cari Jodoh, Beginilah Kebingungan Generasi Milenial Beli Rumah Pertama

Padahal, jumlah pasokan ini jauh lebih rendah ketimbang proyeksi Colliers pada awal tahun sekitar 21.167 unit.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help