TribunKaltim/

Soal Pembelian Pesawat N219, Marten Ingatkan Soal Pengelolaannya

Rencana Pemprov Kalimantan Utara membeli pesawat N219 buatan PT DI ditanggapi Ketua DPRD Kalimantan Utara, Marten Sablon.

Soal Pembelian Pesawat N219, Marten Ingatkan Soal Pengelolaannya
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD ARFAN
Marthen Sablon, Ketua DPRD Kaltara. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Rencana Pemprov Kalimantan Utara membeli pesawat N219 buatan PT DI ditanggapi Ketua DPRD Kalimantan Utara, Marten Sablon.

Marten menyambut baik rencana tersebut sepanjang tujuan pembelian pesawat untuk melayani kebutuhan masyarakat.

"Kita sambut baik sepanjang tujuan pembelian pesawat tersebut untuk membantu meringankan, memperlancar dan memberikan kemudahan terhadap kebutuhan transportasi warga perbatasan," tulis Marten dalam pesan WhatsApp kepada Tribun, Minggu (12/11/2017) pukul 16.30.

Pembelian pesawat lanjutnya baik untuk keperluan mengangkut penumpang, orang sakit dan barang-barang kebutuhan pokok masyarakat pedalaman dan wilayah perbatasan yang selama ini diakuinya masih sulit.

Baca: Pemprov Rencana Boyong 2 Unit Pesawat N-219, Tapi Bicara Dulu dengan DPRD

Belum adanya akses jalan darat yang memadai dilalui dari ibukota kabupaten ke pedalaman dan perbatasan, ditambah kondisi giografis yang cukup berat, membuat angkutan pesawat udara adalah moda yang dianggap efektif.

Namun politisi Partai Demokrat ini mengatakan, jika memang pemprov serius ingin memboyong pesawat tersebut, perlu pembicaraan yang mendalam dengan DPRD sebelum dianggarkan dalam APBD.

Baca: Ketua PTUN Tetap Minta 3 Pejabat Nonjob Dikembalikan ke Eselonnya

Baca: Kejagung Harus Dalami, Apakah Ada Dugaan Pelanggaran Pidana‎ Tiga Jaksa Samarinda

Baca: Ingin Bersahabat? Inilah 12 Tipe Teman yang Perlu Dihindari dan Gak Baik Buat Hidup Kita

Marten meminta pemprov memberi penjelasan kepada DPRD secara detail mulai dari perencanaan, harga dan cara pembayaran pesawat, kegunaan sampai pada pengelolaannya kemudian.

Baca: 5 Kisah Nyata Anak Perempuan yang Dibesarkan Secara Liar dan Tinggal Bersama Binatang Seperti Tarzan

"Karena membeli itu gampang, tapi pengelolaannya pasti membutuhkan keahlian khusus di bidang penerbangan dan harus benar-benar diperhitungkan untung/rugi dari segi pengelolaannya nanti," kata Marten. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help