TribunKaltim/

Hati-hati, Begini Jadinya jika Jarang Mengisi Penuh Bensin Kendaraan

Dengan beragam alasan, banyak pemilik kendaraan yang enggan untuk mengisi penuh bensin alias bahan bakar minyak (BBM).

Hati-hati, Begini Jadinya jika Jarang Mengisi Penuh Bensin Kendaraan
TRIBUN KALTIM/FEBRIAWAN
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Dengan beragam alasan, banyak pemilik kendaraan yang enggan untuk mengisi penuh bensin alias bahan bakar minyak (BBM).

Padahal jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka ada beragam dampak buruk yang dapat terjadi pada kendaraan, salah satunya berupa pengembunan yang terjadi akibat air yang masuk ke dalam tangki BBM yang memiliki ruang kosong.

Baca: Anak Faisal Haris Labrak Jennifer Dunn, Anak Sunan Kalijaga Tulis: Luar Biasa, You Go Girl. . .

Exceutive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor Anjar Rosjadi mengungkapkan bahwa proses ini tidak akan terjadi jika tangki terisi penuh.

“Pengembunan terjadi pada kandungan air bila terlalu sering membiarkan tangki dalam kondisi kosong,” ujar Anjar kepada Otomania, Sabtu (15/10/2016).

Baca: Jarang Diketahui, 10 Karakter di Film Animasi Ini Terinspirasi dari Artis Hollywood Lho

Kondisi ini juga dapat menyebabkan asupan udara masuk hingga menimbulkan proses penguapan. Alhasilm terjadilah pengendapan air di dalam tangki yang bisa mengganggu asupan suplan bensin ke ruang bakar.

Selain itu, proses pengendapan ini juga dalam jangka waktu tertentu dapat menyebabkan terjadinya korosi pada tangki.

Baca: Terungkap, Ini Alasan Kenapa Turis Muslim Dunia Lebih Gemar Kunjungi Malaysia Ketimbang Indonesia

Air dan bensin tidak menyatu. Kumpulan air bisa saja mengendap yang lama-kelamaan membuat korosi pada lapisan tangki.

“udara ymasuk karena ada saluran, semakin kosong semakin banyak udara yang masuk dan kemungkinan terjadi proses kondensasi juga besar,” jelas Anjar. (Otomania)

Editor: Januar Alamijaya
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help