Breaking News

Darurat Narkoba

Warga Kutim Deklarasi Antinarkoba, Begini Komitmennya

Apel gabungan dalam rangka deklarasi antinarkoba digelar di halaman Pemkab Kutai Timur, Selasa (21/11/2017).

TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Bupati Ismunandar didampingi Wabup Kasmidi Bulang dan Sekda Irawansyah menandatangani komitmen antinarkoba di Kutai Timur. 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Apel gabungan dalam rangka deklarasi antinarkoba digelar di halaman Pemkab Kutai Timur, Selasa (21/11/2017).

Apel dipimpin Kepala BNN Provinsi Kaltim, Brigjen Pol Raja Haryono dengan dihadari seluruh jajaran FKPD, Kepala OPD serta perwakilan organisasi masyarakat dan paguyuban yang ada di Kutai Timur.

Baca: Cemburu, Istri Pertama Bakar Rumah Istri Kedua dan Anak Balitanya, Begini Nasib Mereka. . .

Dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi anti narkoba oleh Ketua BNK Kutim, Kasmidi Bulang, yang isinya, menyatakan haram hukumnya terhadap segala bentuk penyalahgunaan narkoba dan sejenisnya.

Menolak segala bentuk peredaran dan penyalahgunaan narkoba, mendukung dan menghargai seluruh usaha pemerintah negara kesatuan Republik Indonesia dalam memerangi dan menanggulangi bahaya penyalahgunaan narkoba serta mendukung penegak hukum dan lembaga/instansi terkait untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap.

Baca: Jangan Mager! 10 Kebiasaan Sepele Ini Bisa Merusak Kesehatan

Baca: 22 Orang Diperiksa Dugaan Korupsi Dana Hibah, 3 Orang Menangis, Air Mata Buaya?

Baca: Mengejutkan! Pengakuan Siswi di Sebatik, Rela Jual Diri ke Kontraktor Demi Uang 500 Ribu buat Pesta

Deklarasi pun ditandai dengan penandatanganan komitmen untuk sama-sama menjaga Kabupaten Kutai Timur dari ancaman narkoba.

Terutama di kalangan generasi muda, yang meliputi pelajar dan mahasiswa.

“Kasus narkoba, masih menunjukkan tren meningkat, meski prestasi dalam pengungkapannya sudah banyak dicapai oleh jajaran polri dan TNI,” kata Raja Haryono.

Baca: Luar Biasa, Kukar Raih WTP Kelima Kalinya!

Baca: Kini Keriput, Ternyata Pria Ini Dulunya Dikenal sebagai Pembunuh Bayaran Paling Bengis di Indonesia

Narkotika, menurut Raja, merupakan kejahatan luar biasa dan bisa digunakan sebagai senjata menghancurkan bangsa.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved