TribunKaltim/

Advertorial

Jadi Pusat Perbelanjaan Sadar JSK, Ratusan Pekerja Retail e-Walk Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Pusat perbelanjaan e-Walk Balikpapan Superblock (BSB) ditetapkan sebagai Mal Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JSK) pertama di Kalimantan.

Jadi Pusat Perbelanjaan Sadar JSK, Ratusan Pekerja Retail e-Walk Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
TRIBUN KALTIM / AZHAR

BALIKPAPAN - Pusat perbelanjaan e-Walk Balikpapan Superblock (BSB) ditetapkan sebagai Mal Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (JSK) pertama di Kalimantan.

Pencanangan ini sekaligus menjadikan sekitar 250 pekerja retail di sini terjamin biaya risiko kecelakaan kerja dan jaminan hari tua (JHT).

Walikota Balikpapan Rizal Effendi yang meresmikan kegiatan ini mengatakan, JSK yang dahulu sering disebut Jamsostek manfaatnya banyak.

Selain menjamin biaya bila terjadi kecelakaan kerja dan JHT, manfaat lain yang dirasakan peserta BPJS Ketenagakerjaan yakni kemudahan memperoleh kredit rumah murah.

Rizal berpesan kepada pekerja maupun pengelola mall agar kesadaran ini tidak hanya di awal pendaftaran saja.

Mengingat ada banyak kasus, banyak peserta yang putus iuran di tengah jalan dan menyebabkan kesulitan ketika mengklaim jaminan.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Gelar LOMBA KARYA TULIS Journalistic Award 2017

"Saya rasa pengelola mal ini (BSB) sudah sadar. Tapi saya berharap sadarnya jangan pas daftar saja, pas iuran macet. Jangan nanti pas kejadian baru ribut. Ini tidak boleh," ucap Rizal, Minggu (26/11/2017).

PT Wulandari Bangun Laksana pengelola pusat perbelanjaan diwakili Robby Antonius General Manager e-Walk - Pentacity, mengutarakan pihaknya akan terus berkomitmen mendorong 250-an karyawan dan pemilik tenant baik di Pentacity dan e-Walk agar ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini.

"Saya rasa, BPJS Ketenagakerjaan ini programnya bagus sekali dari pensiun sampai kesehatan terjamin. BPJS Ketenagakerjaan ini bukan sekedar program tapi ada manfaatnya bagi karyawan," ujar Robby.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan Kusumo, usai penandatanganan nota kesepahaman kerjasama dengan pengelola BSB mengungkapkan sekitar 95 persen kepesertaan di mal ini menjadi langkah awal sekaligus pelajaran bagi pengusaha dan pekerja sektor retail lain untuk ikut kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Program ini akan terus berlanjut ke Pasar Pandansari Balikpapan, Desa Sadar di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Tanah Grogot.

Baca: BPJS Ketenagakerjaan Launching Pasar Sadar di Pandan Sari

Iuran bulanan jaminaan kecelakaan kerja berkisar antara 0,24 hingga 1,74 persen dari gaji, sedangkan JHT 5,7 persen disusul dengan jaminan ketenagakerjaan sekitar 0,3 persen.

"Diharapkan setelah ini kepesertaan (BPJS Ketenagakerjaan) bisa berlanjut. (Bagi pengusaha) kalau punya karyawan lima orang, lima-limanya harus masuk supaya terjamin," imbaunya. (*)

Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help