Kejahatan Seksual pada Anak

Niat Keluar Rumah Beli Mi Instan, Gadis 15 Tahun Malah Dicabuli Keluarga Sendiri

Anak di bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual di kota Tepian (sebutan Samarinda).

Niat Keluar Rumah Beli Mi Instan, Gadis 15 Tahun Malah Dicabuli Keluarga Sendiri
TRIBUN KALTIM/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Pelaku pencabulan saat menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Samarinda, Kamis (30/11/2017). 

Laporan wartawan tribunkaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Anak di bawah umur kembali menjadi korban kekerasan seksual di kota Tepian (sebutan Samarinda).

Kali ini korbanya merupakan siswi kelas VIII SMP, berusia 15 tahun, yang telah menjadi korban kebejatan salah satu anggota keluarganya sendiri.

Kejadian pencabulan itu sendiri terjadi pada 17 Oktober silam, di jalan Pesut, Samarinda Ilir. Saat itu, korban keluar rumah untuk membeli mi instan, dengan menggunakan kendaraan roda dua.

Lalu, diperjalanan korban bertemu dengan pelaku, bernama Hendra Gunawan (30).

Baca: Ini Sektor Ekonomi Masa Depan Kaltim, Tapi Kondisinya Sekarang Banyak Masalah!

Pelaku pun meminta korban untuk mengantarkanya ke jalan Belatuk, dengan dalih kendaraannya tertilang polisi.

Tanpa pikir panjang, terlebih pelaku masih ada hubungan keluarga dengan orangtuanya, korban pun bersedia mengantar pelaku, dengan pelaku yang mengendarai motor.

Bukanya ke tempat tujuan yang maksud, pelaku malah membawa korban ke tempat yang sepi, yakni ke salah satu rumah bekas kebakaran.

Saat itulah, pelaku memaksa korban mengulum kemaluanya, serta mencium bibir korban.

Halaman
12
Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved