TribunKaltim/

MESSI, Program Unggulan Chevron Indonesia, Peduli Pulau Maratua yang Menawan dan Eksotis

Tercatat terdapat lebih dari 1.000 species biota laut dan 832 species ikan karang di kawasan ini

MESSI, Program Unggulan Chevron Indonesia, Peduli Pulau Maratua yang Menawan dan Eksotis
ISTIMEWA

TRIBUNKALTIM.CO - Pulau Maratua di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur merupakan salah satu pulau dari gugusan pulau-pulau terluar Indonesia yang memiliki keanekaragaman hayati laut yang sangat tinggi di dunia dan termasuk dalam area Segitiga Terumbu Karang (Coral Triangle) yang dilindungi.

Tercatat terdapat lebih dari 1.000 species biota laut dan 832 species ikan karang di kawasan ini yang menjadi habitat penting bagi populasi penyu hijau (chelonia mydas) dan pari manta yang semakin langka keberadaannya.

Penyu hijau tampak bermain di ekosistem terumbu karang di Pulau Maratua, bagian dari Taman Pesisir Kepulauan Derawan, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Sabtu (13/12/2014). Wisata alam bahari di kawasan tersebut mendongkrak minat para investor. Jika tak ada upaya pemberdayaan di kawasan pesisir itu, masyarakat setempat akan kian terpinggirkan.
Penyu hijau tampak bermain di ekosistem terumbu karang di Pulau Maratua, bagian dari Taman Pesisir Kepulauan Derawan, di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Sabtu (13/12/2014). Wisata alam bahari di kawasan tersebut mendongkrak minat para investor. Jika tak ada upaya pemberdayaan di kawasan pesisir itu, masyarakat setempat akan kian terpinggirkan. (Kompas.com)

Keanekaragaman hayati laut pulau Maratua melatarbelakangi Chevron Indonesia membangun program investasi  sosial unggulan bertajuk "Maratua Ecotourism for Sustainable Small Island (MESSI)".

Program MESSI kemudian dipilih dan diundang oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk hadari dan memaparkan program ini kepada dunia internasional.

Program MESSI sebagai salah satu program investasi sosial unggulan Chevron di bidang lingkungan hidup, bekerja sama dengan Yayasan KEHATI.

MESSI memiliki tujuan untuk mendorong partisipasi masyarakat setempat dalam melestarikan keanekaragaman hayati.

Tak hanya itu, program yang didukung oleh Chevron ini mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi dan meminimalisasi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi.

Kesempatan untuk menyampaikan program unggulan ini disampaikan oleh Pinto Laksono, Manager Social Performance Chevron Indonesia pada gelaran Conference of the Parties (COP) ke-23 United nations Framework Covention On Climate Change (UNFCCC) di Bonn, Jerman, 6-17 November 2017 lalu.

Perwakilan Chevron, Pinto Laksono, Manager Social Performance Chevron Indonesia berkesempatan menyampaikan program MESSI dalam salah satu sesi diskusi di COP 23 UNFCCC, Bonn, Jerman, kemarin, 13 November 2017 jam 14.30 – 16.00 waktu setempat.
Perwakilan Chevron, Pinto Laksono, Manager Social Performance Chevron Indonesia berkesempatan menyampaikan program MESSI dalam salah satu sesi diskusi di COP 23 UNFCCC, Bonn, Jerman, kemarin, 13 November 2017 jam 14.30 – 16.00 waktu setempat. (ISTIMEWA)

Paviliun dengan tema ”A Smarter World – Collective Actions for a Changing Climate” ini menyuarakan langkah dan strategi inovasi Indonesia terkait pengendalian perubahan iklim kepada dunia internasional.

Paviliun Indonesia juga berbagi informasi mengenai program, isu-isu dan target Pemerintah Indonesia terkait pengendalian perubahan iklim serta membuka kesempatan bagi kelompok bisnis Indonesia untuk mempromosikan produk dan berbagai program korporasi terkait perubahan iklim.

Halaman
1234
Penulis: Alfiah Noor Ramadhany
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help