TribunKaltim/

Advertorial

Pertama Kali Dalam Sejarah, LMP Provinsi Kaltim Gelar Musdalub

Musdalub yang pertama kali dalam sejarah LMP Kalimantan Timur sejak resmi terbentuknya LMP di wilayah Kaltim tahun 2000

Pertama Kali Dalam Sejarah, LMP Provinsi Kaltim Gelar Musdalub
TRIBUN KALTIM / ALIDONA
Wasekjen Markas Besar LMP, Burhan Saidi 

Laporan wartawan TribunKaltim Muhammad Alidona (ald)

BALIKPAPAN, TRIBUN - Laskar Merah Putih (LMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar musyawarah daerah luar biasa (Musdalub), Sabtu (2/12).

Kegiatan yang bertempat di Aula Gedung Serbaguna DPRD Kota Balikpapan ini merupakan Musdalub yang pertama kali dalam sejarah LMP Kalimantan Timur sejak resmi terbentuknya LMP di wilayah Kaltim tahun 2000 silam.

Kegiatan ini akan dihadiri dan dibuka langsung oleh Ketua Harian Mabes LMP, Bung M Arsyad Cannu. Selain itu Wakatum mabes LMP, Wasekjen mabes LMP dan 15 markas cabang yang ada di wilayah Kaltim juga hadir dalam acara ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, musdalub ini dilakukan karena pemimpin yang sebelumnya melakukan tindakan pelanggaran organisasi.

Oleh karenanya, sesuai aturan yang sudah tertera dalam ADRT organisasi, jika pemimpin melakukan pelanggaran maka Mabes LMP langsung menonaktifkan pemimpin tersebut dan segera dilaksanakan Musdalub.

"Dalam ADRT sudah jelas bahwa kalau melakukan pelanggaran organisasi maka langsung dinonaktifkan. Dan untuk memilih penggantinya maka ada beberapa mekanisme yang dilakukan, yakni menunjuk Plt. dan pembentukan panitia untuk Musdalub," kata Ketua Harian Mabes LMP, M Arsyad Cannu melalui Wasekjen mabes LMP Burhan Saidi HSB pada Tribun, Jumat (1/12).

Disampaikannya, tujuan dari dilaksanakannya kegiatan musdalub ini adalah untuk memilih pemimpin baru LMP Provinsi Kalimantan Timur yang baru pasca nonaktifnya Kepengurusan yang lama karena melakukan pelanggaran organisasi.

Dengan terbentuk atau terpilihnya pemimpin yang baru diharapkan kepengurusan dapat kembali bekerja, membangun kejayaan LMP di wilayah kerja Kalimantan Timur.

“Karena ini prosesinya Musdalub maka kita tidak membahas tentang organisasi dan tidak membahas tentang rekomendasi oraganisasi, tapi agendanya fokus pada pemilihan ketua baru. Setelah itu nanti ketua terpilih akan menjalankan programnya," katanya.

Menurutnya, hingga saat ini baru satu calon ketua LMP Provinsi Kaltim yang sudah lolos verifikasi dan syarat-syarat lainnya. Namun demikian tidak menutup kemungkinan bakal calon tersebut akan bertambah.

Oleh karenanya ia berharap dengan adanya musdalub ini semua anggota dan pengurus LMP yang ada di provinsi Kaltim mendapat pelajaran dan memahami bagaimana cara menjalankan suatu organisasi dengan baik dan benar. Apalagi LMP merupakan suatu organisasi yang bersifat mandiri dan independent.

Ia berharap ketua yang nantinya terpilih dapat selalu siap membantu dan mensukseskan program pemerintah khususnya di wilayah Kaltim.

"Untuk itu kami sangat mengharapkan musdalub ini dapat dijadikan pelajaran dan acuan untuk menjalankan organisasi yang sekaligus menjadi mitra kerja pemerintah yang harus selalu siap mensukseskan segala program pemerintah demi kelancaran pembangunan di segala bidang," katanya.(ald)

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Ardian Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help