TribunKaltim/

Polemik Yerusalem

Kata-kata Menohok Paus Fransiskus Tanggapi Kebijakan Donald Trump soal Yerusalem

Melalui pernyataan tersebut, Trump juga mengumumkan rencana pemindahan Kedutaan Besar AS untuk Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem

Kata-kata Menohok Paus Fransiskus Tanggapi Kebijakan Donald Trump soal Yerusalem
Kolase/TribunKaltim.co
Bendera Israel berkibar di kota Yerusalem. Insert: Paus Fransiskus 

Pernyataan Trump yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel memicu kecaman dan kritik dari sejumlah pemimpin negara.

Yang Harus Diketahui soal Yerusalem

Otoritas Nasional Palestina menganggap Yerusalem sebagai pusat kekuasaannya dan menjadikan Yerusalem Timur sebagai wilayah pendudukannya, yang diatur dalam Resolusi 242 DK PBB.

Sedangkan, Resolusi 478 DK PBB menyatakan bahwa Hukum Dasar Israel yang mengklaim seluruh bagian Yerusalem sebagai ibu kota Israel merupakan sebuah "pelanggaran hukum internasional".

Hukum Dasar dinyatakan tidak berlaku oleh PBB dan akhirnya tidak diakui secara internasional.

Baca: Kasus Video Mesum Remaja Samarinda, Kiko Susul Temannya di Tahanan

Pada Desember 1949, sebelum Hukum Dasar ditetapkan, perdana menteri pertama Israel David Ben-Gurion mendeklarasikan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Namun, karena saat itu Yerusalem terbagi antara Israel dan Yordania, proklamasi ibu kota tersebut hanya berlaku atas wilayah Yerusalem Barat, sampai Hukum Dasar ditetapkan Juli 1980.

Pembagian Wilayah Yerusalem

Setelah Perang Arab-Israel pada 1948, Yerusalem dibagi menjadi dua wilayah, yakni Yerusalem Barat dan Yerusalem Timur.

Halaman
1234
Editor: Syaiful Syafar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help