TribunKaltim/

Liga Indonesia

Keberadaan Marque Player Tak Efektif, Presiden Borneo FC Ingin Regulasi Dihapuskan

Nabil menilai sosok marquee player hanya menguntungkan sisi marketing klub, namun kurang mendongkrak permainan tim.

Keberadaan Marque Player Tak Efektif, Presiden Borneo FC Ingin Regulasi Dihapuskan
Dok. Twitter Borneo FC, @PusamaniaBorneo
Marquee Player Borneo FC, Shane Smeltz membentangkan syal klubnya, Borneo FC 

Mengejutkan, Terungkap Belati Firaun Ini Ternyata Dibuat dari Besi yang Berasal dari Luar Bumi

Ajukan Diri Menjadi Justice Collaborator, Kesaksian Ini yang Bakal Dibongkar Andi Narogong

Minta Restu di Grup WhatsApp, Hadi Tjahjanto Diantar Puluhan Jenderal ke DPR

Bahkan Nabil ingin regulasi marquee player dihapus untuk Liga 1 2018.

"Kan tidak mungkin semua klub bisa mendatangkan pemain seperti Essien atau Sissoko. Kualitas marquee player juga gak beda jauh dari pemain lokal Makanya saya harap aturan itu dihapus aja, karena tak ada hasil apa-apa,” ujar Nabil.

Ia berharap tanpa regulasi marquee player, PSSI bisa mengembalikan aturan pemain asing dengan komposisi 3+1.

“Kembali ke 3+1 saja, sudah baik kok itu,” katanya. (*)

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help