TribunKaltim/

Berita Video

VIDEO - Daerahnya Dikepung Tambang Ilegal, Warga Lempake Unjuk 'Amukan' Jaranan di Gubernuran

Aksi tersebut adalah bentuk suara kepada pemerintah yang sampai saat ini belum tuntaskan persoalan tambang ilegal

VIDEO - Daerahnya Dikepung Tambang Ilegal, Warga Lempake Unjuk 'Amukan' Jaranan di Gubernuran
tribunkaltim.co/anjas pratama
Suji, Warga Lempake, Kota Samarinda seni jaranan di Aksi Kamisan di depan Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (7/12/2017). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim.co, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Aksi Kamisan Kaltim kembali digelar Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim bersama dengan beberapa gabungan masyarakat lainnya di depan Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (7/12/2017).

Tema yang dibawa dalam aksi kali ini adalah penolakan terhadap penggusuran warga akan dibangunnya bandara di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

 

Baca: Terkesan Rencana Kerja Ricky Nelson, Persiba Masih Tunggu Hasil Fit and Proper Test Pelatih Asing

Baca: Ayo, Semarakkan Ajang Lari 10 K Peringatan Hari Juang Kartika, Aneka Hadiah Oke Menunggu . . .

Baca: Insiden Demian Mengingatkan pada Sosok David Copperfield, Ternyata Ini Aktivitasnya Sekarang . . .

Relawan Jatam satu persatu bacakan puisi, hingga musikalisasi puisi dengan alunan musik Sampek.

Selain isu nasional, isu lokal berupa penanganan tambang di Lempake juga dibawa dalam aksi Kamisan tersebut.

Baca: Ini Dia Aneka Desain Fasilitas Umum yang Unik Banget, Nomor 7 Bertebaran di Indonesia

Baca: Jadi Artis Tenar, Potret Kehidupan Kuartet Personil Sheila On 7 Ini Tetap Bersahaja . . .

Baca: Masih Ingat dengan Bocah yang Kecanduan Hirup Bensin? Begini Kondisinya Sekarang

Salah satunya berupa penampilan seni Jaranan dari Suji, warga Lempake Samarinda yang terkena imbas dari adanya tambang ilegal di daerah tersebut.

Suji berikan aksi seolah mengamuk dengan pakaian jaranan.

Baca: Berceceran di Jalan, Duit Ratusan Juta Jadi Rebutan Warga, Ternyata Begini Kronologinya

Baca: Kebangkitan Xi Jinping, Ketika Nostalgia Kekaisaran Mewarnai Asia Tenggara

Aksi tersebut adalah bentuk suara kepada pemerintah yang sampai saat ini belum tuntaskan persoalan tambang ilegal di daerah Lempake dan Gunung Lingai Samarind.

"Ada 4 RT yang terkena dampak. Dua di Lempake dan dua lainnya di Gunung Lingai.

Baca: Resep Oke Wedang Bajigur - Minuman yang Bantu Menghangatkan Selama Musim Hujan

Baca: Wanita Ini Buat Percobaan pada Google Translate, Hasilnya Mengejutkan, Mesin pun Mulai Stereotip?

Kami sudah pernah surati Gubernur, Kapolda, Polres, tetapi sampai saat ini sama sekali tak ada tindak lanjut untuk tambang ilegal di sana," ucapnya. (*)

Berikut aksi Suji dalam jaranannya tersebut:

(*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About us
Help