Parenting

Bolehkah Anak Bermain Pistol-pistolan? Apa Dampaknya?

Setelah mengajak anak menonton Star Wars: The Last Jedi, mungkin si kecil akan merengek minta dibelikan lightsaber Kylo Ren atau pistol Stoomtrooper.

Bolehkah Anak Bermain Pistol-pistolan? Apa Dampaknya?
THINKSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, TANGERANG - Setelah mengajak anak menonton Star Wars: The Last Jedi, mungkin si kecil akan merengek minta dibelikan lightsaber Kylo Ren atau pistol Stoomtrooper.

Nah, sebelum benar-benar membelikan, pastikan Anda sudah paham bahwa jenis mainan tersebut terkait dengan kekerasan.

Oleh karena itu, ada baiknya memiliki pemahaman tentang cara bijak mengenalkan mainan senjata kepada anak.

Psikolog anak Anastasia Stariyo tak menyarankan untuk memberikan mainan senjata saat anak berusia 1-3 tahun.

Alasannya, kategori usia itu masih belum paham konteks sosial penggunaannya.

Baca: LIVE STREAMING - AS Roma VS Torino, Coppa Italia Pukul 23.30 WIB

Baca: Masih Ingat Adriano? Lama Tenggelam di Sepak Bola, Kini si Bad Boy Tobat dan Siap Main Lagi

Ada pun di usia empat tahun ke atas, mereka sudah paham konteks sosial dari penggunaan senjata.

Anastasia menambahkan, sebagai orangtua atau guru, Anda bisa menceritakan kepada anak, alasan seseorang menggunakan senjata.

Misalnya, karena lawan yang sangat besar dan kuat, sehingga tak mampu menggunakan tangan saja.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved