Bejat, Oknum Guru SD di Kaltim Cabuli Siswinya Sendiri di Mushalla

oknum guru yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu, menyuruh korban yang duduk di bangku kelas 4 itu

Bejat, Oknum Guru SD di Kaltim Cabuli Siswinya Sendiri di Mushalla
Net/Google
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Guru itu digugu dan ditiru. Namun, perbuatan Eka Rahman, berkebalikan 180 derajat dari falsafah itu.

Oknum pengajar satu ini, malah diamankan Unit Reskrim Polsek Tenggarong Seberang karena mencabuli siswinya sendiri.

Baca: Punya Motor Sport Tapi Tak Pernah Isi Penuh Tanki BBM, Siap-siap Rugi Rp 3 juta

Diutarakan Kapolres Kutai Kartanegara, AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Tenggarong Seberang, AKP Supriyadi, kejadian itu terjadi Kamis (9/11/2017) silam di sebuah SD di desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar.

Saat itu, sekitar pukul 09.00 pagi, oknum guru yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu, menyuruh korban yang duduk di bangku kelas 4 itu, sebut saja Bunga, membersihkan mushola di lingkungan sekolahnya. Sesampainya di Langgar, pelaku menyuruh korban untuk masuk, sementara teman korban yang lain diperintahkan untuk membersihkan bagian luar tempat peribadatan itu.

Baca: Waduh, Anak Mantan Wali Kota Sekap dan Perkosa Mahasiswi Sampai 3 Kali

Oknum guru berusia 49 tahun itu bergegas mengajak korban ke pojok mushola, dan langsung memegang kedua tangan, menciumi bibir, meremas payudara korban. Bejatnya lagi, pelaku juga meraba dan memasukkan jarinya ke kemaluan korban yang masih berusia sembilan tahun itu.

"Kemudian pelaku mengancam korban untuk tidak mengatakan kepada siapa-siapa, termasuk kepada orang tuanya. Dan, jika korban melapor maka nilainya di rapot korban akan diberi rendah,"ungkap AKP Supriyadi, Jumat (22/12/2017).

Usai diancam, lanjut Supriyadi, korban mengaku sempat diberi sejumlah uang oleh Eka, dengan alasan membeli minuman setelah selesai membersihkan mushola.

Baca: Hermanus Barus Anggap Perkara Deposito APBD Samarinda Sudah Aman

Halaman
12
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help