Liga Spanyol

Duh, Sergio Ramos Malah Bawa-bawa Politik Usai Kalah Banyak dari Barcelona

"Namun, saya benar-benar tidak berniat menyentuh Suarez, sungguh tidak bermaksud," ujar bek andalan Real Madrid tersebut.

Duh, Sergio Ramos Malah Bawa-bawa Politik Usai Kalah Banyak dari Barcelona
AFP/GERARD JULIEN
Kapten Real Madrid, Sergio Ramos, mencoba menaklukkan kiper Barcelona, Marc-Andre Ter Stegen, pada pertandingan El Clasico di Stadion Santiago Bernabeu, Minggu (23/4/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - Luapan kemarahan ditunjukkan oleh kapten Real Madrid, Sergio Ramos, usai menderita kekalahan 0-3 dari Barcelona, Sabtu (23/12/2017).

Kekalahan tersebut amat menyakitkan mengingat laga bertajuk el clasico kali ini digelar di stadion kebanggaan Real Madrid, Santiago Bernabeu.

Sergio Ramos bukannya tanpa kontroversi dalam laga tersebut.

Ramos mendapatkan kartu kuning pada menit ke-59 dari wasit Jose Sanchez yang memimpin pertandingan.

Hal tersebut disebabkan oleh tingkah Ramos yang memukul muka Luis Suarez untuk merebut bola.

Tindakan Ramos tersebut menimbulkan kecaman dari banyak pihak.

Namun, Sergio Ramos memiliki pembelaan sempurna tentang aksinya tersebut.

"Saya mungkin akan dipenjara di Barcelona seperti Carles Puigdemont," kata Ramos seperti dilansir BolaSport.com dari Sport-english.com.

"Namun, saya benar-benar tidak berniat menyentuh Suarez, sungguh tidak bermaksud," ujar bek andalan Real Madrid tersebut.

Hanya, ucapan Ramos tersebut kembali menimbulkan kontroversi.

Hal ini dikarenakan sang pemain yang turut memasukkan unsur politik dalam pernyataan tersebut.

Ramos menyebut nama Carles Puigdemont, mantan Presiden Catalonia yang kini telah dideportasi oleh pemerintah Spanyol dan menetap di Belgia.

Kapten Real Madrid tersebut jelas menyiram bensin ke dalam api panas hubungan Spanyol dan Catalonia.

Ramos sekaligus seperti menjilat ludah sendiri yang sebelumnya enggan mengaitkan sepak bola dengan politik. (Bolasport.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help