Erupsi Gunung Agung

Sudah Teredukasi, Masyarakat Bali Tak Panik Saat Gunung Agung Kembali Erupsi

Sehingga saat erupsi terjadi di Gunung Agung, Minggu (24/12/2017) pukul 10.05 WITA, masyarakat tidak panik menyikapinya .

Sudah Teredukasi, Masyarakat Bali Tak Panik Saat Gunung Agung Kembali Erupsi
Istimewa
Visual Gunung Agung dilihat dari Desa Sibetan, Karangasem, pukul 12.01 Wita, Sabtu (23/12/2017) 

TRIBUNKALTIM.CO - Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, menyebut masyarakat Bali khususnya yang berada di sekitar Gunung Agung sudah teredukasi.

Sehingga saat erupsi terjadi di Gunung Agung, Minggu (24/12/2017) pukul 10.05 WITA, masyarakat tidak panik menyikapinya .

"Aktivitas masyarakat di Bali normal. Justru banyak masyarakat di sekitar Bali menikmati erupsi. Tidak ada kepanikan di masyarakat," ujar Sutopo, melalui keterangan tertulis, Minggu (24/12/2017).

Menurutnya, masyarakat tidak mudah percaya pada hoax atau informasi yang menyesatkan.

Masyarakat, kata Sutopo, selalu mengacu pada informasi PVMBG sebagai institusi yang kompeten terkait aktivitas gunungapi.

"Adanya Pasebaya Gunung Agung yang didukung jaringan radio komunikasi melingkari Gunung Agung menyebabkan informasi dapat cepat dan akurat sampai kepada masyarakat," imbuhnya.

Sutopo menegaskan tidak ada dampak merusak dari kedua erupsi tersebut.

Ia melihat Bali aman, sehingga masyarakat diminta jangan takut untuk berkunjung ke Bali.

"Saat ini jumlah wisatawan baik, domestik dan mancanegara terus meningkat. Ikuti semua perkembangan terkini Gunung Agung dari Magma PVMBG. Tanyakan kepada Posko Utama BPBD dan Pos Pendampingan Nasional BNPB terkait Gunung Agung," kata Sutopo.

Meski begitu, Sutopo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan jangan terpancing pada informasi yang meresahkan.

"Namanya gunungapi, apalagi gunungapi berstatus Awas, pasti masih sering mengalami erupsi. Erupsi tidak membahayakan selama berada di luar radius yang telah ditetapkan PVMBG," katanya lagi.

Lebih lanjut, Sutopo mengatakan kepada masyarakat untuk menikmati libur panjangnya bersama keluarga di Bali namun tetap waspada. (Tribunnews.com)

Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved