Destinasi

Ini Dia Surga di Kota Mataram, Indahnya Hamparan Laut dan Perbukitan Hijau, Bikin Nggak Mau Pulang!

Tidak menghabiskan waktu lama menuju pantai ini, kita hanya membutuhkan waktu 1 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat.

Ini Dia Surga di Kota Mataram, Indahnya Hamparan Laut dan Perbukitan Hijau, Bikin Nggak Mau Pulang!
KOMPAS.COM/FITRI RACHMAWATI
Pengunjung menikmati keindahan pantai Pandanan, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, Minggu (24/12/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG - Menghabiskan waktu liburan ke pantai memang sudah biasa, tapi pasti berbeda jika pilihannya adalah Pantai Pandanan di Desa Malaka, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Pantai yang berjarak 28 kilometer dari Kota Mataram ini adalah salah satu dari surga di Pulau Lombok.

Tidak menghabiskan waktu lama menuju pantai ini, kita hanya membutuhkan waktu 1 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat.

Sepanjang jalan menuju pantai ini kita disuguhkan hamparan laut dan bukit hijau yang indah, terlebih setelah kita sampai di Pandanan.

Baca: Aduh Ngenes Nih Jawaban Netizen saat Jokowi Bikin Polling: Kalian Liburan di Rumah atau Wisata?

Suasana di Pantai Pandanan, Lombok Utara, NTB sangat nyaman. Tersedia fasilitas kursi malas dari bambu dan ayunan yang busa digunakan sepuasnya oleh pengunjung.
Suasana di Pantai Pandanan, Lombok Utara, NTB sangat nyaman. Tersedia fasilitas kursi malas dari bambu dan ayunan yang busa digunakan sepuasnya oleh pengunjung.(KOMPAS.COM/FITRI RACHMAWATI)

Pengunjung ke pantai ini memang tidak begitu banyak, hanya beberapa keluarga yang datang.

Pasir putih kecoklatan dengan karang karang yang digantungkan sederhana pengelola kawasan wisata ini, serasa berada di pulau sendiri yang nyaman.

Sejumlah ayunan bergantung di tiang tiang pinang kering, jejeran kursi malas dari bambu dan beberapa gazebo, menunjukkan jika kawasan ini layak dikunjungi.

Baca: Nggak Perlu Lama Hapus Pesan di Kotak Masuk Gmail, Ikuti 5 Cara Praktis Ini!

Sebagian pengunjung mengaku baru pertama kali datang ke Pandanan.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help