TribunKaltim/

Kabar Gembira buat Warga Kutim, Bayi Lahir Bisa Langsung Punya KIA

Inovasi layanan kependudukan terus ditingkatkan. Sebelumnya, pasca melahirkan, orang tua harus mondar mandir ke Disdukcapil

Kabar Gembira buat Warga Kutim, Bayi Lahir Bisa Langsung Punya KIA
tribunkaltim/sarita
Warga tengah mengajukan pengajuan dokumen kependudukan di kantor Disdukcapil Kutim 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Inovasi layanan kependudukan terus ditingkatkan. Sebelumnya, pasca melahirkan, orang tua harus mondar mandir ke Dinas Pendudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk pengurusan Akta Kelahiran, kini tidak lagi.

Disdukcapil Kutai Timur sudah bekerja sama dengan beberapa rumah sakit, Puskesmas Teluk Lingga serta Bidan Mandiri, Triana.

Kerja sama ini, menurut Kepala Disdukcapil Januar Harlian HLPA untuk memudahkan orang tua yang baru saja memiliki bayi. Cukup dengan melampirkan beberapa dokumen ke tempat melahirkan, maka si jabang bayi langsung memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), Kartu Keluarga (KK) baru yang sudah memuat nama si bayi dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Baca: MUI Balikpapan dan Ormas Islam Siap Gelar Aksi Balikpapan Bela Palestina

"Jadi, identitas bayi yang baru lahir tidak lagi harus menunggu pengurusan di Disdukcapil. Tapi pihak rumah sakit, klinik maupun puskesmas yang akan melaporkan pada Disdukcapil atau kelahiran bayi tersebut. Saat pulang, bayi tersebut sudah mendapatkan haknya sebagai warga negara," kata Januar, Selasa (26/12).

Orang tua, cukup membawa KK asli, fotokopi e-KTPsuami dan istri, fotokopi e-KTP saksi, sebanyak dua orang, kartu BPJS kesehatan serta melampirkan nama bayi dan jenis kelaminnya. Laki-laki atau perempuan.

Baca: Boleh Berakting, namun Sang Istri Larang Fedi Nuril Lakukan Adegan Ini

"Jadi tak perlu repot lagi mengurus akte anak ke Disdukcapil. Cukup membawa dokumen yang dibutuhkan saat akan melahirkan dan melampirkan dokumen tersebut ke dalam berkas yang ada," ujar Januar.

MoU, menurut Januar sudah ditandatangani akhir November lalu dan saat ini sedang terus disosialisasikan ke masyarakat, sambil diterapkan di rumah sakit, puskesmas dan Bidan yang sudah menjalin kerja sama dengan Pemkab Kutai Timur. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help