Minat Warga Malinau Jadi Polisi masih Minim, Kapolres pun Lakukan Upaya Ini

Dibanding tahun 2016 lalu, jumlah putra/i asal Malinau yang diterima menjadi anggota Polri dan bertugas di Polres Malinau menurun.

Minat Warga Malinau Jadi Polisi masih Minim, Kapolres pun Lakukan Upaya Ini
tribun/ink
Kapolres Malinau AKBP Bestari H Harahap saat memeriksa pasukan Polres Malinau saat apel. Tampak Kapolres menatap bintara remaja. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Dibanding tahun 2016 lalu, jumlah putra/i asal Malinau yang diterima menjadi anggota Polri dan bertugas di Polres Malinau menurun. Tahun lalu, sedikitnya 10 orang anggota Polri asal Malinau diterima. Sedangkan 2017, hanya 4 orang. Persoalan kesiapan dan nilai akademik menjadi penghalang utama putra/i Malinau menjadi anggota Polri.

Kapolres Malinau AKBP Bestari H Harahap mengungkapkan, bukan hanya anggota Polri asal Malinau saja yang menurun. Pelamar menjadi anggota Polri di Malinau pun menurun. 2016 lalu, sebanyak 84 orang pelamar Polri di Malinau. Menurun di 2017 menjadi 69 orang saja.

Baca: Chandra, Warga Kutim Lolos di Ajang Indonesian Idol Lewat Golden Tiket

"Tentu saja, kita menginginkan anak-anak kita di Malinau dapat bersaing dengan anak-anak lainnya dari seluruh daerah. Terlebih, untuk penempatan di Malinau sangat diperlukan dan diutamakan kepada anak-anak Malinau sendiri. Tentu saja, kalau seperti ini akan sangat menguntungkan dan memudahkan kerja-kerja Polri di lapangan," ujar Bestari.

Untuk menjadi Polisi, menurutnya memerlukan persayaratan memadai. Fisik dan akademik calon anggota Polri, sangat diperhatikan saat pelaksanaan ujian dan tes. Oleh karenanya, calon anggota Polri harus benar-benar serius dalam menjalani pendidikan dan menjaga kesehatan.

Baca: Mobil Ini Bergerak Sangat Pelan Sampai Bikin Pengendara Lain Marah, Setelah Lihat Tulisannya . . .

"Kita telah merencanakan, adanya kesepakatan antara Polres dengan Pemkab Malinau untuk melaksanakan persiapan-persiapan saat akan ada penerimaan anggota Polri. Kita bisa melaksanakan pelatihan-pelatihan kepada putra/i Malinau sebelum mengikuti ujian dan tes. Sehingga, saat pelaksanaannya nanti dapat maksimal," paparnya.

Februari 2018 mendatang, lanjut Bestari akan dibuka kembali penerimaan anggota Polri seluruh Indonesia. Dia mengharapkan, putra/i Malinau yang berumur di bawah 21 tahun dapat turut serta dalam seleksi anggota Polri. Untuk pelatihannya, pihaknya siap memberikannya.

Baca: BREAKING NEWS - Tak Ingin Berseberangan dengan AFI, Rusmadi Putuskan Mundur dari Kontestasi Pilgub?

"Dalam waktu dekat, kita akan membuat MoU dengan Pemkab Malinau. Artinya ada bantuan-bantuan dari Pemkab Malinau pelaksanaan pelatihan. Mulai pelatihan akademik, yakni pelatihan bahasa inggris. Pelatihan fisik, yakni renang, lari dan lain-lain akan kita ajarkan dipelatihan itu," tuturnya.

Pelatihan akademik oleh Polres Malinau, bukan menjadi patokan seleksi akademik para calon anggota Polri untuk diluluskan. Tentu saja, nilai ujian di sekolah sangat menentukan. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Sumarsono
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help