Mengapa Smartphone Xiomi Bisa Dijual Murah? Ssstt, CEO Ini Akhirnya Blak-blakan Buka Rahasianya

Spesifikasi yang ditawarkan kerap setara atau lebih tinggi dibanding kompetitor sekelas, tapi banderolnya lebih murah.

Mengapa Smartphone Xiomi Bisa Dijual Murah? Ssstt, CEO Ini Akhirnya Blak-blakan Buka Rahasianya
KOMPAS.com/Yoga Hastyadi
CEO Xiaomi Lei Jun berbicara di Jakarta, Rabu (27/9/2017) 

TRIBUNKALTIM.CO - Xiaomi dikenal sering menelurkan produk-produk smartphone berharga miring. Spesifikasi yang ditawarkan kerap setara atau lebih tinggi dibanding kompetitor sekelas, tapi banderolnya lebih murah.

Begitu juga dengan smartphone flagship Xiaomi, seperti Mi Mix 2 yang dibanderol 500 Euro di pasaran Eropa, hanya setengah dari harga Galaxy Note 8 atau iPhone X yang setanding.

Bagaimana bisa? Rahasianya mungkin terletak di model bisnis Xiaomi di China yang berbeda dari praktiknya di wilayah pasar lain.

Ponsel-ponsel Xiaomi menjalankan OS Android yang dilapis antarmuka ala Xiaomi, MIUI. Di China, MIUI ini banyak dijejali iklan yang muncul di berbagai tempat di dalam antarmuka, bukan hanya di lockscreen.

Seperti dirangkum KompasTekno dari PhoneArena, Minggu (31/12/2017), bagi pengguna ponsel Xiaomi di China, iklan adalah “fitur” yang sengaja dibenamkan sebagai bagian dari ponsel.

Salah satu produk smartphone Xiaomi
Salah satu produk smartphone Xiaomi (Plimbi)

Saking banyaknya promosi yang muncul lewat MIUI, sebagian pengguna di China memplesetkan nama antarmuka tersebut menjadi AdUI, kependekan dari advertisement UI.

CEO Xiaomi Lei Jun pernah menjawab kritik soal penyaluran iklan lewat ponsel-ponsel Xiaomi di China yang dinilai mengganggu dan berjanji bakal mengurangi penampakan iklan.

Lucunya, ponsel XIaomi yang dipasarkan di luar China, termasuk Indonesia, tidak menampilkan iklan. Hal menyebalkan tersebut sekarang hanya merecoki para pengguna di Negeri Tirai Bambu.

CEO Xiaomi Lei Jun mengungkap rahasia mengapa Xiaomi bisa menjual smartphone dan gadget lain dengan harga murah. Hal tersebut diungkapkannya di acara Sharing with Xiaomi yang digelar di Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Sebagai contoh, Xiaomi Mi 6 yang menggunakan chipset Snapdragon 835 ditawarkan dengan harga mulai dari 2.499 RMB atau sekitar Rp 4,8 juta. Sementara itu, smartphone merek lain yang memakai chipset serupa ditawarkan mulai dari harga yang lebih tinggi.

Halaman
12
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved