Panik Gegara Kembang Api Gagal Mengudara dan Meledak di Kerumunan Pengunjung Bundaran HI

sebuah kembang api gagal meluncur ke udara dan meledak diantara keramaian

Panik Gegara Kembang Api Gagal Mengudara dan Meledak di Kerumunan Pengunjung Bundaran HI
Kompas.com/ANTARA FOTO, HAFIDZ MUBARAK A
Suasana pesta kembang api saat malam tahun baru 2018 di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Senin (1/1/2018). Sejumlah warga ibukota dan sekitarnya memadati kawasan itu untuk merayakan malam pergantian tahun 2017 ke 2018. . 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Meskipun detik-detik pergantian tahun dan pesta kembang api sudah berlalu, ribuan masyarakat masih membanjiri kawasan Bunderan HI.

Masyarakat yang masih berada di Bunderan HI adalah mereka yang sedang menikmati suguhan musik dari panggung hiburan yang terdapat di lokasi.

Selain itu, mereka juga menunggu hingga jalan raya di kawasan Bunderan HI lengang agar perjalanan pulang lancar dan terhindar dari kemacetan.

"Denger dan nikmatin musik dulu bang," kata Rizky kepada Warta Kota.

"Tunggu pada bubar dulu biar pulangnya gak macet," kata Hasan, pengunjung yang datang bersama keluarganya dari Tebet, Jakarta Selatan.

Berdasarkan pantauan Warta Kota, kembang api masih bersahut-sahutan serta suara dentuman musik masih terdengar sampai pukul 00:30 WIB (1/1/2018).

Kembang api gagal mengudara dan meledak di antara kerumunan pengunjung di Bundaran HI Jakarta, Senin (1/1/2018)
Kembang api gagal mengudara dan meledak di antara kerumunan pengunjung di Bundaran HI Jakarta, Senin (1/1/2018) (Warta Kota/Hamdi Putra)

Sebelumnya, pesta kembang api di Bunderan HI sudah dimulai sejak satu jam menjelang pukul 00:00 WIB.

Semakin mendekati detik-detik pergantian tahun, pesta kembang api yang menghiasi langit Bunderan HI dan suara terompet semakin menjadi-jadi.

Bahkan, sebuah kembang api gagal meluncur ke udara dan meledak diantara keramaian pengunjung yang sedang menikmati pergantian tahun.

Namun, kejadian ini tidak memakan korban dan sudah ditangani dengan baik oleh aparat berwajib. (M15)
 

Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved