Resmi Dikuasai Pertamina, Jonan: Dikasih Gratis Pejabat Kaltim Malah Berebut Saham Blok Mahakam

Ia meminta para pejabat Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar untuk menyelesaikan masalah dengan berduel.

Resmi Dikuasai Pertamina, Jonan: Dikasih Gratis Pejabat Kaltim Malah Berebut Saham Blok Mahakam
tribunkaltim.co/arif fadillah
Menteri ESDM Ignasius Jonan memantau Control Room di SPS Blok Mahakam, Jumat (10/3/2017). 

TRIBUNKALTIM.CO - PT Pertamina (Persero) resmi menjadi pengelola Blok Mahakam per 1 Januari 2018 seiring dengan keiatan serah terima dari Total E&P Indonesie (TEPI).

Proses peresmian serah terima pengelolaan WK Mahakam diawali dengan penyerahan kembali pengelolaan Blok Mahakam darti TEPI kepada Pemerintah yang diwakili Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi.

Selanjutnya diserahkan kepada PT Pertamina (Persero) yang diwakili oleh Direktur Hulu Syamsu Alam.

Blok Mahakam yang berada di Kalimantan Timur telah dikelola TEPI & Inpex selama 50 tahun. Kemudian pada Senin (1/1/2018) ini dikelola oleh Pertamina Hulu Mahakam yang merupakan cucu perusahaan Pertamina.

Kepala SKK Migas Amien Sunaryadi mengatakan Blok Mahakam merupakan sebagai produsen gas bumi terbesar di Indonesia dan menyumbang sekitar 13 persen produksi gas nasional.

"Sebagai wakil Pemerintah Indonesia kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi dan kerja keras Total E&P Indonesie sebagai Kontraktor Kontrak Kerjasama WK Mahakam serta Inpex Indonesia sebagai mitra TEPI," jelas Amien dalam keterangan resminya, Minggu (31/12/2017).

Sementara itu Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam menyampaikan selama masa peralihan Pertamina telah melakukan berbagai upaya dan koordinasi dengan semua pihak terkait.

Pertamina melihat amanat Pengelolaan Blok Mahakam sebagai tugas negara yang akan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

Pengelolaan dilaksanakan dengan tetap menjaga produksi Blok Mahakam yang telah melewati masa puncak produksi reservoirnya pada periode 2003-2009, mengontrol biaya operasi dan tetap mengedepankan QHSSE (Quality, Health, Safety, Security and Environment) dalam operasionalnya.

“Sebagai komitmen menjaga kesinambungan operasi dan produksi, sampai hari ini kami telah menuntaskan pemboran 14 sumur dan akan menyelesaikan sumur ke-15 dalam beberapa hari ke depan," kata Syamsu Alam.

Halaman
123
Editor: Achmad Bintoro
Sumber: Motor Plus
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved