Dinas Kesehatan Kutim: Sangatta Utara KLB Difteri

"Kami berencana vaksin, namun jumlah yang tersedia baru 5.000. Sedangkan yang massal membutuhkan 20.000 vaksin"

Dinas Kesehatan Kutim: Sangatta Utara KLB Difteri
KRISTIANTO PURNOMO
Sejumlah siswa taman kanak-kanak mendapatkan imunisasi difteri di Puskesmas Kalimulya, Depok, Jawa Barat, Rabu (13/12/2017). Kota Depok masuk dalam kategori kejadian luar biasa (KLB) difteri setelah sejak November 2017, kasus infeksi difteri di Jawa Barat mencapai 109 kasus, 13 orang di antaranya meninggal. 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kasus penularan penyakit Difteri ditangani serius oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Timur.

Pasca mengirim sample darah milik tiga pasien yang terindikasi ke Jakarta, Dinas Kesehatan akhirnya menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri di wilayah Kecamatan Sangatta Utara.

"Pemeriksaan ini secara miscrocopis, sepekan diperiksa di Samarinda. Hasilnya, positif tiga orang dari 26 orang yang diperiksa. Dua orang di rumah sakit Kudungga, dan satu orang neneknya di rumah saja," kata Kadinkes Kutim dr Bahrani, Selasa (2/1).

Beranjak dari hasil tersebut dan hasil konsultasi dengan Bupati maupun Wakil Bupati, Dinas Kesehatan Kutim menetapkan status KLB Difteri untuk Kecamatan Sangatta Utara dan sudah meminta bantuan pada jajaran BPBD Kutim.

Baca juga:

Pernah Terkaya Beberapa Jam, Boz Amazon Kini Beneran Salip BillGates Jadi Orang Terkya Sejagad

Lakukan Free Style Ekstrem Pakai Sepeda BMX, yang Terjadi Selanjutnya Bikin Merinding!

Putri Gus Dur Bakal Diusung Koalisi 3 Partai di Pilgub Jatim?

Usai Pesta Lem, 3 Bocam Tewas Kesetrum

Halaman
12
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help