Dinkes Distribusikan Imunisasi Hingga Pedalaman

“Jangan sampai balita tidak diimunisasi,” tegas Kepala Dinas Kesehatan, Totoh Hermanto, Kamis (4/1) pukul 4.00 wita.

Dinkes Distribusikan Imunisasi Hingga Pedalaman
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
Petugas medis dari Dinas Kesehatan Kota Malang menyiapkan vaksin Tetanus-Diphtheria Toxoid (Td) untuk diberikan pada siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ahmad Yani, Jalan Kahuripan, Kota Malang, Senin (22/8/2016). Pemberian vaksin pada siswa ini untuk mecegah penularan penyakit Difteri yang telah menjangkiti enam siswa dan satu guru di sekolah tersebut. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB  - Untuk mencegah masyarakat terjangkit dfiteri, Dinas Kesehatan Kabupaten Berau melakukan berbagai upaya upaya pencegahan. Salah satunya melakukan imunisasi kepada anak-anak di semua kecamatan, melalui Puskesmas, Pustu hingga Posyandu.

Menurutnya, cara yang paling efektif mencegah penyakit difteri adalah dengan mengoptimalkan program imunisasi.

“Jangan sampai balita tidak diimunisasi,” tegas Kepala Dinas Kesehatan, Totoh Hermanto, Kamis (4/1) pukul 4.00 wita.

”Dalam pencegahan kasus ini, kami melibatkan beberapa tim dalam upaya antisipasi ini. Di antaranya tim kesehatan, rumah sakit, puskesmas, pustu hingga posyandu,” imbuhnya.

Tidak menutup kemungkinan, jika ada warga yang terjangkit difteri, pihaknya akan meningkatkan status waspada menjadi Kejadian Luar Bisa (KLB).

”Satu (kasus) saja ditemukan, bisa ditetapkan kejadian luar biasa (KLB). Karena itu kita harus bersiap-siap,” kata Totoh.

Selain itu pihaknya juga telah mendistribusikan imunisasi difteri dan Universal Child Imunization (UCI) untuk anak-anak di wilayah pedalaman hingga daerah pesisir. Termasuk alat suntik imunisasi sekali pakai juga disiapkan di seluruh Puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. (*)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help