Para Games 2018

Kemenpora Fokus Pembangunan Wisma Atlet Difabel

pengembangan wisma atlet yang berada di Kemayoran, Jakarta, sudah mencapai 100 persen. Namun, untuk menampung atlet-atlet difabel,

Kemenpora Fokus Pembangunan Wisma Atlet Difabel
TRIBUN KALTIM / BUDI SUSILO
Andrew Gunawan, atlet difabel Kota Balikpapan saat berlatih lempar lembing di Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, pada Minggu (24/7/2016). 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) mengatakan bahwa pembangunan wisma atlet difabel untuk Asian Para Games 2018 menjadi fokus pada tahun ini.

Saat ini, proyek pengembangan wisma atlet yang berada di Kemayoran, Jakarta, sudah mencapai 100 persen. Namun, untuk menampung atlet-atlet difabel, diperlukan penyesuaian tersendiri.

Pihak Kemenpora berharap, hal ini bisa dituntaskan sebelum perhelatan Asian Para Games 2018 dimulai.

“Wisma Atlet memang menjadi perhatian. Saat ini, semuanya terus disiapkan," tutur staf Kemenpora, Adiati Noerdin, yang dilansir dari situs resmi Indonesian Asian Para Games Organizing Committee (Inapgoc).

"Kami ingin Asian Para Games 2018 sukses baik prestasi, pelaksanaan, hingga administrasi,” kata Adiati lagi.
Sosialisasi juga terus dilakukan Inapgoc sebagai bentuk usaha untuk mendorong minat masyarakat dalam menyaksikan pesta olahraga empat tahunan bagi para atlet difabel negara-negara Asia.

Apalagi, penyelenggaraan Asian Para Games 2018 dipastikan menjadi yang pertama digelar di kawasan Asia Tenggara. Berdasarkan jadwal, Asian Para Games 2018 akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Oktober mendatang.

“Sosialisasi kami lakukan di 16 kota, yang salah satunya di sini (Jakarta). Hingga saat ini, sudah lima kota yang sudah melakukan sosialisasi mulai dari barat hingga timur,” ujar Wakil Ketua Inapgoc Sylviana Murni.(juara.net)

Penulis: tribunkaltim
Editor: Martinus Wikan
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help