Pastikan Penarikan Pajak Tempat Makan dari Konsumen, Bapenda Salurkan 20 Mesin Cash Register

Pajak tersebut umumnya dibayarkan begitu saja oleh pihak restoran atau rumah makan, tanpa menariknya dari konsumen.

Pastikan Penarikan Pajak Tempat Makan dari Konsumen, Bapenda Salurkan 20 Mesin Cash Register
TRIBUN KALTIM / MARGARET SARITA
Pertemuan antara Kepala Bapenda Kutim dengan pengusaha rumah makan dan restoran di Sangatta, Kamis (4/1/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA – Kabupaten Kutai Timur tak bisa terus menerus mengandalkan pasokan APBD dari Dana Bagi Hasil (DBH).

Hal ini mengingat beberapa kali APBD Kutim dihantam badai pemangkasan. Sumber dana dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) harus terus digenjot.

Satu di antaranya menerapkan aturan-aturan pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Untuk itu, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutim mengumpulkan para pemilik usaha tempat makan, seperti restoran dan warung makan, agar para pemilik tempat makan rutin melakukan penarikan pajak sebesar 10 persen pada konsumen mereka.

Baca juga:

Keluarga Korban Laka Speedboat Anugerah Express Tuding Operator Lalai dan Abaikan Keselamatan

Soal Kabar Syamsul Chaeruddin, Begini Respon Borneo FC

Mencari Keadilan, Keluarga Korban Laka Speedboat Anugerah Express Akan Tempuh Langkah Hukum

Agar Pelajar di Wilayah Terpencil Tak Putus Sekolah, Disdik Berencana Bangun Sekolah Alam

Ferdinand Sinaga dan Bruno Lopes Resmi Berlabuh di Kelantan FA, Begini Pujian dari Presiden Klub

Halaman
123
Penulis: Margaret Sarita
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help