Usai Liburan Kok Malah Depresi? Ternyata Beneran Ada Loh, Ini Istilah dan Cara Mengatasinya!

Hanya di waktu liburan Anda bisa memaksimalkan waktu untuk bersantai dan beristirahat.

Usai Liburan Kok Malah Depresi? Ternyata Beneran Ada Loh, Ini Istilah dan Cara Mengatasinya!
Monsterstock1
Ilustrasi lelah usai liburan 

TRIBUNKALTIM.CO -- Siapa yang tidak suka dengan liburan?

Hanya di waktu liburan Anda bisa memaksimalkan waktu untuk bersantai dan beristirahat.

Namun, ada satu hal yang paling tidak menyenangkan dari liburan.

Ya, saat liburan harus berakhir.

Bawaannya pun jadi murung dan uring-uringan.

Andai bisa memutar waktu, tentu Anda ingin sekali kembali ke masa liburan dan memperpanjangnya?

Musim liburan yang membahagiakan bisa berubah jadi kesedihan setelah kita harus kembali ke rutinitas awal.

Usai liburan, Anda harus mulai membereskan barang-barang sisa liburan, merasakan lelah, dan tidak siap menghadapi kenyataan untuk kembali bekerja esok hari.

Nah, jika Anda merasa kaget, murung, bahkan depresi setelah liburan, bisa jadi Anda terkena sindrom post holiday blues.

Sindrom ini merupakan kondisi emosional yang dirasakan setelah menikmati liburan.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help