TribunKaltim/

Alhamdulillah, Kenaikan Gaji RT Segera Terealisasi

Namun, akibat diterpa badai keuangan, hingga tahun anggaran 2017 berakhir, rencana kenaikan gaji RT tersebut belum juga bisa terealisasi

Alhamdulillah, Kenaikan Gaji RT Segera Terealisasi
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Margaret Sarita

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Memasuki pertengahan tahun anggaran 2017 lalu, Bupati Ismunandar dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang menyetujui kenaikan gaji RT, dari Rp 500.000 ke Rp 1 juta per bulan.

Namun, akibat diterpa badai keuangan, hingga tahun anggaran 2017 berakhir, rencana kenaikan gaji RT tersebut belum juga bisa terealisasi. Bahkan pihak RT hingga kini belum juga gajian.

Baca: Tersangka Sabu Jumbo, Pemain Baru di Bontang

Akibatnya, ratusan RT dari seluruh RT se Kutai Timur yang berjumlah 1.645 orang, sudah mulai kasak kusuk mempertanyakan rencana tersebut.

Menanggapi molornya pembayaran gaji RT, Bupati Ismunandar mengatakan hal tersebut akibat ketersediaan dana di kas daerah yang belum mencukupi.

Karena tidak tersalurkannya anggaran dari pos Dana Bagi Hasil (DBH) triwulan IV ke kas Pemkab Kutim sebesar Rp 340 miliar.

Baca: Dikabarkan Pacaran dengan Ayu Ting Ting, Anak Ferry Salim Beri Jawaban Begini

Meski demikian, Ismunandar memastikan apa yang sudah menjadi janjinya, terutama soal kenaikan gaji RT akan segera teralisasi.

"Pasti teralisasi. Karena itu sudah menjadi janji kami. Begitu ada uang masuk ke kas daerah, akan langsung kami salurkan. Bahkan langsung dirapel selama enam bulan mulai peraturan berlaku, yakni pertengahan 2017," ujar Ismunandar.

Baca: Gelagapan dan Bingung, Tiba-tiba Tubuh Mutiah Rasakan Pengap saat Kebakaran Klandasan Ulu

Gaji RT se Kutim yang jumlahnya 1.645 dengan kenaikan menjadi Rp 1 juta per bulan selama enam bulan, dialokasikan sekitar Rp 6-7 miliar.

Sebelumnya, dalam pertemuan dengan Camat Sangatta Utara, Basuni, tiga kepala desa yakni Sangatta Utara, Mulyanti, Singa Gembara Petrus S dan Swarga Bara, M Yamani serta Basti – Ketua Forum RT menyempakati tiga hal yakni tetap memberikan pelayanan hingga akhir bulan Januari 2018.

Baca: Pakai Cara Ini, Plat Kendaraan Bisa Diantar ke Rumah oleh Polisi

Jika dana ADD tetap belum bisa dicairkan, semua perangkat desa termasuk Ketua RT akan menghentikan pelayanan kepada masyarakat mulai 1 Februari 2018.(*)

Penulis: Margaret Sarita
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help