Desa Malinau Hulu Bagikan Sepatu, Tas dan Seragam Sekolah Gratis

Bantuan kita berikan bukan hanya kepada murid SD tapi juga siswa SMP dan SMA sederajat. Ini sekaligus menjalankan program wajib belajar 16 tahun

Desa Malinau Hulu Bagikan Sepatu, Tas dan Seragam Sekolah Gratis
TRIBUN KALTIM/PURNOMO SUSANTO
Suasana kegiatan belajar di SDN 007 Punan Setarap, Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara. 

TRIBUNKALTIM.CO, MALINAU - Manfaat secara langsung dari dana RT Bersih dirasakan oleh warga Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota. Dari dana RT Bersih Rp 80 juta tahap kedua disisihkan oleh desa untuk membantu anak-anak kurang mampu dengan membagikan kelengkapan sekolah secara gratis.

Kepala Desa Malinau Hulu, Ahmad Taha mengungkapkan, pemberian perlengkapan sekolah ini merupakan inisiatif dari para RT di desanya yang melihat ada keluarga tidak mampu. Bantuan perlengkapan sekolah ini, mengingat saat ini tengah memasuki proses belajar mengajar.

"Bantuan kita berikan bukan hanya kepada murid SD tapi juga kepada siswa SMP dan SMA sederajat. Ini juga sekaligus menjalankan program Pemkab Malinau, yakni wajib belajar 16 tahun. Dengan pelaksanaan kegiatan seperti ini, saya mengapresiasi para ketua RT," ujarnya.

Ditanyakan realisasi dana RT Bersih di desanya, Ahmad menyatakan, penggunaan dana RT Bersih sepenuhnya ditujukan kepada pemenuhan aspirasi masyarakat. Seperti halnya, pemberian bantuan kelengkapan sekolah ini. Harapannya, para ketua RT dapat memetakan masalah di lingkungannya.

"Ini contoh yang sangat baik. Tinggal, bagaimana kita melihat apa yang kurang di lingkungan kita untuk kita penuhi. Sehingga, persoalan di RT sampai pada tingkat desa dapat kita selesaikan bersama-sama," paparnya.

"Seperti bantuan ini, kita menyerahkan sepatu, tas dan seragam sekolah. Kita sasar kepada penduduk yang kurang mampu. Data sudah disampaikan sebelumnya oleh setiap RT. Jadi, kita tinggal distribusikan saja," paparnya.

Realisasi penggunaan RT Bersih di desa Malinau Hulu, sudah mencapa 95 persen. Untuk menjadikannya 100 persen, Ahmad mengungkapkan, ada satu program yang belum dilaksanakan, yakni pengecatan SD Pertiwi.

"Sudah kita salurkan semua, dan sudah terealisasi 95 persen. Persoalan mengapa belum juga kita laksanakan pengecatan SD Pertiwi itu, karena saat ini cuaca tidak mendukung. Kemudian, berbenturan juga dengan libur Natal dan Tahun Baru. Tapi, akan selesai dalam waktu dekat ini," tegasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, tahun 2017 lalu setiap RT di Malinau mendapatkan dana RT Bersih senilai Rp 160 juta. Dana ditransfer dua tahap. Tahap pertama senilai Rp 80 juta, tahap kedua Rp 80 juta. Begitu pula tahun 2018 ini, setiap RT akan mendapatkan dana dengan nilai yang sama. (*)

Penulis: Purnomo Susanto
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help