Intip Peluang Bisnis Kuliner Thailand yang Menyegarkan

Mulai dari teh susu khas Thailand atau thai tea, lanjut jus mangga dengan yoghurt dan topping buah mangga segar atau mango thai.

Intip Peluang Bisnis Kuliner Thailand yang Menyegarkan
Instagram/Metro.co.uk
Ilustrasi Minuman Teh kekinian 

TRIBUNKALTIM.co - Seperti fesyen, bisnis kuliner tidak pernah kehabisan ide. Setahun belakangan, geliat kuliner negeri gajah putih, terutama minuman terus berkembang. Mulai dari teh susu khas Thailand atau yang lebih dikenal dengan thai tea, lanjut jus mangga dengan yoghurt dan topping buah mangga segar atau mango thai sampai teh dengan perpaduan rasa manis asin atau cheese tea.

Ketiga minuman ala Thailand tersebut tentu kini sudah tak asing lagi bagi lidah masyarakat Indonesia. Rasanya yang cenderung manis dan legit karena dicampur susu membuat sejumlah orang keranjingan.

Sebut saja King Mango Thai yang sempat meledak beberapa bulan lalu. Meski harganya cukup mahal, Rp 50.000 per porsi tak membuat pelanggannya kapok membeli. "Menurut saya, mango thai ini layak, sih, kalau harganya segini. Jusnya buah asli, yoghurt terasa, topping mangganya royal. Apalagi, di Indonesia belum pernah ada varian jus yang seperti ini," kata Bernadetha, salah satu konsumen asal Surabaya.

Baca: Kompak, Para Aktris Hollywood Kenakan Gaun Hitam di Golden Globe 2018, Ada Apa?

Baca: Cewek Cantik Berpaha Mulus Ini Dikaitkan dengan Foto Skandal Azwar Anas, Ini Fakta Sebenarnya

Baca: Pengadilan Negeri Benarkan Gugatan Cerai Ahok pada Istrinya

Baru-baru ini, King Mango Thai memang baru saja merilis gerainya di Surabaya. Saat membuka gerai di Jakarta, antrean mengular selama sebulan lamanya. Bertha bilang, kuliner Thailand banyak disukai karena inovasinya unik, sehingga orang penasaran. Rasanya juga cocok di lidah orang Indonesia.

Tiara Setia Satiti, Marketing Mangojack, menilai, menu minuman jus mangga ala Thailand memang sedang naik daun. "Penggemar dari kalangan konsumen banyak. Potensi usaha ke depannya masih bagus kalau saya lihat," tuturnya.

Karena melihat tren tersebut, Tiara memperkirakan tiap gerai Mangojack bisa menjual hingga 60 porsi per hari. Dengan harga jual yang cukup terjangkau, Rp 10.000-Rp 15.000 per porsi, ia yakin bisa bersaing dengan pemain lainnya.

Buah mangga
Buah mangga (Shutterstock)

"Menurut saya, harga jual kami sudah cukup terjangkau itu kalau dibanding yang lain. Kualitas rasanya juga tidak kalah dengan yang lain. Kami tetap utamakan dan jaga kualitas," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help