Curi Kapal Nelayan di Nunukan Gondrong Tertembak di Kedua Paha

Polisi harus melepaskan tembakan karena warga RT 07, Sungai Pancang, Pulau Sebatik itu melawan saat hendak ditangkap.

Curi Kapal Nelayan di Nunukan Gondrong Tertembak di Kedua Paha
(Fabian Januarius Kuwado)
Ilustrasi: Kapal-kapal nelayan sedang menangkap ikan. 

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Ayub alias Gondrong bin Asril (41) tak berkutik setelah timah panas bersarang di kakinya. Polisi harus melepaskan tembakan karena warga RT 07, Sungai Pancang, Pulau Sebatik itu melawan saat hendak ditangkap.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Nunukan, Iptu Muhammad Karyadi mengatakan, buruh bangunan tersebut diketahui sebagai pelaku pencurian mesin 15 PK dari kapal nelayan.

Polisi hendak menangkap pelaku yang sedang berada di halaman belakang Karaoke Lambada RT 07, Desa Sungai Pancang, Kecamatan Sebatik Utara. Namun saat itu Polisi mendapatkan perlawanan dari pelaku. "Pelaku melakukan perlawanan dan sempat bergumul dengan personel Polsek Sebatik Timur," ujarnya.

Untuk meminalkan risiko, Sabtu (6/1/2018) sekitar pukul 21.45, Polisi lalu memberikan peringatan dengan tembakan ke udara. "Polisi meminta untuk menyerahkan diri dan tidak melakukan perlawanan," ujarnya.

Namun pelaku tidak mengindahkan peringatan dimaksud dan terus melakukan perlawanan. "Akhirnya pelaku dilumpuhkan dengan tembakan ke arah kaki dan mengenai bagian paha kiri dan kanan," katanya

Setelah berhasil dilumpuhkan, pelaku langsung dibawa ke Puskesmas Sungai Nyamuk untuk diberikan pertolongan dan tindakan medis.

"Atas petunjuk dokter Puskesmas Sungai Nyamuk, pelaku kemudian dirujuk ke RSUD Nunukan untuk tindak lanjut perawatan medis," ujarnya.

Selain mengamankan pelaku, Polisi juga mengamankan dua unit mesin 15 PK merk Yamaha. (*)

Penulis: Niko Ruru
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help