Harusnya Jadi Jalur Pemandu, tapi 'Guiding Block' Ini Bisa Ngantar Penyandang Tunanetra ke Kali

Pola-pola itu bukan hiasan semata. Jalur itu merupakan Guiding Block atau kerap disebut dengan "Jalur Ramah Disabilitas".

Harusnya Jadi Jalur Pemandu, tapi 'Guiding Block' Ini Bisa Ngantar Penyandang Tunanetra ke Kali
Instagram

TRIBUNKALTIM.CO - Mungkin tak banyak yang menyadari adanya jalur ramah disabilitas.

Biasanya jika berjalan-jalan di trotoar atau stasiun Commuter Line, Anda akan menemukan garis dengan pola-pola unik seperti titik atau garis.

Pola-pola itu bukan hiasan semata. Jalur itu merupakan Guiding Block atau kerap disebut dengan "Jalur Ramah Disabilitas".

Jalan ini digunakan ramah bagi penyandang tuna netra yang tujuannya untuk memandu penyandang tuna netra agar tidak salah jalan.

Ada dua pola guiding block yakni, bulat dan garis lonjong.

Permukaan bulat yang menonjol memiliki arti "berhenti".

Pola ini kebanyakan diletakan di stasiun dan berada di pinggir peron, dengan begitu para penyandang tuna netra tahu batas mereka harus berhenti.

Sementara garis lonjong berarti mengarah ke satu arah, artunya tuna netra bisa mengikuti jalur tersebut.

Dengan begitu, penyandang tuna netra tidak akan berbelok-belok tak tentu arah atau menabrak tembok maupun bangku.

Foto: tribunnews.com

Halaman
123
Penulis: Alfiah Noor Ramadhany
Editor: Alfiah Noor Ramadhany
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help