Pilkada Tarakan

Jumlah Dukungan Umi-Mahrudin Masih Kurang 262 e-KTP

Meskipun memenuhi syarat, namun untuk jumlah dukungan e-KTP pasangan balon Umi-Mahrudin masih kurang 131 e-KTP.

Jumlah Dukungan Umi-Mahrudin Masih Kurang 262 e-KTP
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Pasangan balon Umi Suhartini-Mahrudin memberikan dokumen persyaratan maju di pilkada Tarakan kepada Ketua KPU Tarakan Teguh Dwi Subagyo, Selasa (9/1/2018) di Rumah Pintar Pemilu KPU Tarakan. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan, Teguh Dwi Subagyo menyatakan bahwa dokumen persyaratan bagi pasangan balon Umi Suhartini-Mahrudin Mado melalui jalur indepen dinyatakan telah memenuhi syarat.

Meskipun  memenuhi syarat, namun untuk jumlah dukungan e-KTP pasangan balon Umi-Mahrudin masih kurang  131 e-KTP.

Pasalnya sesuai peraturan KPU jumlah dukungan minimal 14.405 e-KTP.

Tapi kenyataannya jumlah dukungan e-KTP yang diverifikasi faktual  dan valid hanya 14.274 e-KTP.

“Karena masih kurang 131 e-KTP, berarti pasangan balon Umi-Mahrudin harus mengumpulkan 2 kali 131 e-KTP yaitu 262 e-KTP untuk dukungannya. Apabila jumlah e-KTP ini kurang otomatis dukungan tidak memenuhi syarat. Oleh karena itu tim Umi-Mahrudin harus bekerja mengumpulkan dukungan e-KTP yang masih kurang,” ujarnya, Selasa (9/1/2018) di Kantor KPU Tarakan.

Teguh mengungkapkan, pasangan balon Umi-Mahrudin diberikan kesempatan waktu untuk menyampaikan kekurangan dukungan e-KTP  pada 18 hingga 20 Januari.

“Rencananya 20 Januari kita akan mulai melakukan kembali verfikasi faktual kembali dukungan e-KTP pasangan balon Umi-Mahrudin,” katanya.

Menurut Teguh, untuk pemeriksaan aktual kembali dukungan e-KTP ini pihaknya melibatkan Panitia Pemugutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan.

“Nantinya pemeriksaan faktual kita lakukan secara kolektif ditingkat keluarahan dan tidak lagi harus datang satu persatu ke masing-masing pendukung seperti pemeriksan faktual awal lalu,” ujarnya.

Teguh mengatakan, agar pemeriksaan faktual dukungan e-KTP ini berjalan lancar dan sesuai ketentuan pihaknya akan melibatkan laison officer (LO) pasangann balon Umi-Mahrudin.

“Kita akan berkoordinsi dengan LO  untuk mengundang dan mengumpulkan para pendukung Umi-Mahrudin untuk kitta lakukan verifikasi faktual. Kalau diundang tidak hadir akan kita tunggu,” ucapnya. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help