TribunKaltim/

Komplotan Pencuri Ini Bikin Pemkot Bontang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Kasus pencurian baterei solar cell penerangan jalan umum dan kabel instalasi listrik di Pasar Rawa Indah, Bontang Selatan, akhirnya terkuak.

Komplotan Pencuri Ini Bikin Pemkot Bontang Rugi Ratusan Juta Rupiah
TRIBUNKALTIM/UDIN DOHANG
Polisi mengamankan dua pelaku pencurian kabel listrik di Pasar Rawa Indah, Bontang Selatan. 

BONTANG, TRIBUN - Kasus pencurian baterei solar cell penerangan jalan umum dan kabel instalasi listrik di Pasar Rawa Indah, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Bontang Selatan, akhirnya terkuak.

Dalam kurun empat hari terakhir Jumat hingga Senin (5-8/1), tim Opsnal SatReskrim Polres Bontang, berhasil menggulung sindikat pencuri aki solar cell sejumlah PJU di Bontang, berikut pelaku pencurian dan pengrusakan instalasi listrik di proyek pembangunan pasar semi modern, Rawa Indah.

Kapolres Bontang AKBP Dedi Agustono melalui Kasat Reskrim, Iptu Rihard Nixon menuturkan kasus pertama dibongkar adalah sindikat pencurian aki solar cell di sekitar bundaran hotel Bontang Sintuk, Jumat, pekan lalu.

Baca: Komisi III DPRD Sidak Kawasan Rawan Banjir di Bontang Barat

Baca: Tersangka Sabu Jumbo, Pemain Baru di Bontang

Baca: Edan, Ayah di Bontang Tega Setubuhi Anak Kandungnya Hingga Hamil

Awalnya polisi mengamankan 3 pelaku pencuri aki, masing-masing Ar, SA, dan PA. ?Dari pengembangan kasus ketiga tersangka bagian dari komplotan besar berjumlah 9 orang. Tak ingin kehilangan target, tim Opsnal Reskrim menangkapi para pelaku lainnya, yakni As, AK, Ah, Al dan Rz. Sementara 1 pelaku lainnya, hingga kini masih buron. "Komplotan Pencuri Aki ini 9 orang, 8 orang sudah kita amankan," ujar Iptu Rihard Nixon, Selasa (9/1).

Menurut Iptu Rihard, komplotan pencuri aki sudah beroperasi sejak Mei 2017. Selama kurun waktu tersebut, komplotan beranggotakan remaja bahkan beberapa diantaranya masih di bawah umur sudah menggondol 37 aki dari 19 PJU.

Aki-aki tersebut dipreteli lalu lempengan logamnya dijual ke pembelu besi tua. "Kasus ini masih kembangkan, karena melibatkan anak di bawah umur," ungkapnya.

Tak hanya menggulung komplotan pencuri aki PJU, polisi juga berhasil mengungkap kasus pencurian kabel jaringan listrik di proyek pembangunan Pasar Rawa Indah Bontang Selatan. Pasalnya, selama pemeriksaan 2 dari 8 tersangka pencurian Aki solar cell, yakni Rz dan Al mengaku terlibat pencurian kabel di Rawa Indah.

Keduanya menyatroni kabel pasar Rawa Indah yang sementara dalam proses pembangunan bersama Bk dan Am. "Kami juga sudah mengamankan pelaku pencurian kabel di Rawa Indah," katanya.

Ditambahkan, kasus pencurian aki solar cell dan kabel jaringan listrik di Pasar Rawa tidak hanya merugikan pemerintah, tapi juga membuat pelayanan kepada warga terganggu. Pasalnya, lokasi yang jadi sasaran pencurian komplotan pencuri aki PJU ini kini gelap gulita.

Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang
Basri Rase, Wakil Wali Kota Bontang (TRIBUN KALTIM/UDIN DOHANG)

Sementara itu, Wakil Walikota Bontang, Basri Rase mengapresiasi kinerja kepolisian resort Bontang yang telah berhasil mengungkap sindikat pencuri kabel di Bontang. Menurut Basri, aksi komplotan pencuri aki solar cell dan kabel jaringan listrik di Pasar Rawa Indah, Bontang Selatan itu telah membuat Pemkot Bontang merugi ratusan juta rupiah.

Ia mencontohkan, untuk kasus pencurian jaringan kabel di bangunan pasar Rawa Indah saja, Pemkot ditaksir rugi tidak kurang dari Rp 250 juta. "Saya menyampaikan apresiasi atas kinerja teman-teman di Kepolisian karena sudah berhasil menangkap pelaku pencurian dan pengrusakan aset pemerintah," ujar Basri Rase, Selasa (9/1).

Menurut Wawali aksi komplotan pencuri aki dan kabel itu cukup meresahkan warga dan pemerintah. Pasalnya, komplotan ini membobol pagar pembatas yang mengelilingi bangunan kosong ini. Kemudian, satu per satu instalasi kabel dicopot lalu dikupas di bangunan tersebut
(don)

Penulis: Udin Dohang
Editor: Adhinata Kusuma
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help