Awal Februari Xpress Air sudah Commercial

Fanny, Manager Business Development Xpress Air ketika dikonfirmasi menjelaskan bahwa Januari ini masih akan menyelesaikan perizinan

Awal Februari Xpress Air sudah Commercial
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD ARFAN
Pesawat ATR72 Wings Air menaikkan penumpang di bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor-Bulungan pekan lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Sempat mengklaim akan terbang melayani jasa penerbangan di Kalimantan Utara pada pertengahan Januari ini, Xpress Air kembali mengubah rencananya.

Fanny, Manager Business Development Xpress Air ketika dikonfirmasi menjelaskan singkat bahwa Januari ini Xpress Air masih akan menyelesaikan perizinan. Namun tidak disebutkan perizinan apa saja yang saat ini sedang diurus.

"Rencana Januari ini kami selesaikan perizinan. Dan awal Februari insyaallah sudah bisa commercial," kata Fanny, Rabu (10/1/2018).

Xpress Air kembali merencanakan pesawatnya bisa terbang melayani masyarakat pada awal bulan Februari 2018.

Seperti dikatakan Fanny sebelumnya, dua unit pesawat Xpress Air masih menjalani proses sertifikasi pesawat di Kementerian Perhubungan. Jika itu tuntas, maka izin penerbangan ACL juga bisa ikut dituntaskan. "Kami siapkan pesawat tipe ATR-42 300," katanya.

Sesuai rencana, Xpress Air akan melayani rute terbang Tarakan-Nunukan (PP), Tarakan Tanjung Selor (PP), Tarakan-Malinau (PP). Satu rute lainnya ke Kalimantan Timur yaitu Tarakan-Berau.

"Tapi awal, satu unit dulu diterbangkan untuk mempercepat melayani rute di Kalimantan Utara ini," katanya.

Reservasi atau pemesanan tiket secara daring atau online lanjutnya akan dibuka setelah semua perizinan sudah dikantongi.

"Reservasi kami buka setelah semuanya siap. Pasar di Kalimantan Utara menurut kami cukup baik karena mobilitas arus penumpang juga tinggi," ujarnya.

"Tinggal sertifikasi selesai dan ACL izin penerbangan bisa selesai juga. Semua proses pararel dikerjakan. Kalau yang lainnya sudah beres," bebernya. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help