Bais dan OKE Klaim Didukung Hanura, Proses Pendaftaran Pilwali Tarakan tak Dilanjutkan

Pasangan Bais yang membawa ratusan kader, simpatisan dan relawan dari partai koalisi, sempat dorong-dorongan untuk masuk ke dalam rumah pintar

Bais dan OKE Klaim Didukung Hanura, Proses Pendaftaran Pilwali Tarakan tak Dilanjutkan
TRIBUN KALTIM/JUNISAH
Pasangan balon OKE saat melakukan deklarasi dengan partai koalisi, salah satunya Partai Hanura, Rabu (10/1/2018) di Lapangan Depan Supermarket STB. 

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Setelah pasangan OKE, giliran pasangan Badrun dan Ince Rifai (Bais) yang mendaftar di Rumah Pintar Pemilu Kantor KPU Kota Tarakan, Rabu (10/1/2018). Saat pasangan Bais mendaftar sempat terjadi insiden atau keributan kecil di depan pintu Rumah Pintar Pemilu.

Pasangan Bais yang membawa ratusan kader, simpatisan dan relawan dari partai koalisi, sempat dorong-dorongan untuk masuk ke dalam rumah pintar. Pasalnya mereka ingin masuk melihat langsung pasangan Bais. Namun KPU Tarakan membatasi hanya 20 orang yang masuk, karena ruangan yang tidak terlalu besar.

Meskipun sempat terjadi aksi saling dorong, tapi pendaftaran pasangan Bais berjalan lancar. Kedatangan Bais diterima langsung Ketua KPU Kota Tarakan Teguh Dwi Subagyo dan 4 komisioner dan stafnya.

Pasangan Bais pun langsung menyerahkan dokumen sebagai persyaratan untuk maju di Pilkada Tarakan kepada Teguh. KPU Tarakan pun memeriksa dokumen yang diberikan. Namun saat diperiksa, pasangan Bais mengajukan 9 kursi dari tiga partai koalisi, PDI Perjuangan, Golkar dan Hanura masing-masing 3 kursi.

Melihat Partai Hanura yang diajukan pasangan Bais sebagai parpol pengusung, tentu proses ini tidak bisa dilanjutkan oleh KPU Tarakan. Untuk itu Teguh menawarkan kepada pasangan Bais, apakah dokumen persyaratan Partai Hanura mau diperbaiki atau ditinggalkan

"Ternyata waktu kami memberikan pilihan kepada Bais apakah Partai Hanura mau diperbaiki atau ditinggalkan, Pak Badrun dan Pak Ince berserta timnya minta waktu diperbaiki. Untuk itu kita masih punya waktu perbaikan sampai pukul 24.00malam nanti," ungkapnya.

Dengan minta waktu perbaikan inilah, berkas dokumen yang diserahkan oleh pasangan balon Bais, dikembalikan Teguh. Ia mengatakan, pihaknya memberikan waktu perbaikan, karena ada konflik di internal Partai Hanura, karena pasangan balon OKE dan Bais sama-sama mengklaim mendapatkan dukungan dari Partai Hanura. (*)

Penulis: Junisah
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help