Pemprov Rapatkan Lagi Soal PT Migas Kaltara Jaya Soal Keikutsertaan PI 3 WK

Pembahasan soal ini dibahas di ruang rapat Asisten II Setprov Kalimantan Utara Syaiful Herman.

Pemprov Rapatkan Lagi Soal PT Migas Kaltara Jaya Soal Keikutsertaan PI 3 WK
TRIBUN KALTIM/MUHAMMAD ARFAN
Suasana rapat di ruang rapat Asisten II Setprov Kalimantan Utara, Rabu (10/1/2018) siang. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Arfan

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Pemprov Kalimantan Utara kembali membahas soal hak partisipasi atau Participating interest (PI) di sejumlah Wilayah Kerja (WK) Minyak Bumi dan Gas (Migas) di Kalimantan Utara, Rabu (10/1/2018) siang.

Pembahasan soal ini dibahas di ruang rapat Asisten II Setprov Kalimantan Utara Syaiful Herman.

Rapat dipimpin Syaiful Herman didampingi Kepala Biro Perekonomian Usdiansyah.

Hadir pula Kepala Biro Pembangunan Risdianto, Kepala ESDM Ferdy Manurung Tanduklangi, ahli hukum Pemprov Muhammad Muhdar, dan sejumlah jajaran lainnya.

Baca: Kecewa Makmur HAPK tak Ikut Pilgub, Ajakan Golput Beredar di Medsos?

Baca: Percaya Diri Sofyan Hasdam Bilang, Medan 4 Pasangan Tidak Mudah‎, Tapi Golkar Bisa Menang!

Baca: Terus Benahi Sistem Digital, Bankaltimtara akan Ikutan Tutup Kantor dan Kurangi Karyawan?

Baca: Kelihatannya Mesra dan Romantis Tapi Kenapa Pasangan Serasi Itu Bisa Bercerai?

Baca: Ingin Bisnis Makanan Lewat Instagram? Yuk, Belajar Bikin Potret Makanan yang Keren. . .

Baca: Tutup Semua Akun Medsos dan Berhenti Akting, Inikah Pengorbanan Meghan Markle?

"Ini untuk menyatukan persepsi kita semua terkait PI mana yang kita ikuti. Termasuk juga bagaimana regulasinya. Apakah perlu membuat masing-masing perda untuk masing-masing WK atau bagaimana," kata Syaiful dalam rapat.

Untuk diketahui Kalimantan Utara menyiapkan BUMD PT Migas Kaltara Jaya untuk ikut dalam pengelolaan sejumlah WK seperti WK Nunukan, WK Bengara I, dan WK Seimanggaris.

Hingga berita ini diturunkan, masih sedang berlangsung rapat ini. (*)

Penulis: Muhammad Arfan
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help