TribunKaltim/

Bertahun-tahun, Dua Dugaan Maladministrasi ini Masih Dominasi Laporan ke Ombudsman

"Padahal, ada sistem yang salah, SDM (sumberdaya manusia) itu bagian dari sistem," ucapnya.

Bertahun-tahun, Dua Dugaan Maladministrasi ini Masih Dominasi Laporan ke Ombudsman
TRIBUN KALTIM / NALENDRO PRIAMBODO
Anggota Ombudsman RI, Ninik Rahayu (tengah) yang hadir dalam acara coffe morning, refleksi dan kinerja akhir tahun di kantor ORI Kaltim, Kamis (11/1/2018) 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN - Aduan soal penyimpangan prosedur dan penundaan berlarut masih menjadi dua aduan yang paling banyak masuk ke Ombudsman RI dan Perwakilan Kaltim.

Mengutip data Ombudsman RI tahun 2017, terdapat 9.280 aduan masuk dimana dugaan penundaan berlarut berjumlah 2.346 aduan/28.4 persen berada di posisi atas, disusul dengan penyimpangan prosedur 1790 aduan/21.7 persen.

Sementara di Kaltim, dari 87 aduan maladministrasi dari masyarakat yang masuk, 45 persen atau 38 aduan berkait soal penundaan berlarut dan 18 persen atau 15 laporan berkaitan dengan penyimpangan prosedural.

Baca juga:

Agus Salim: Dewan Kehormatan DPP PDI-P Bakal Keluarkan Sanksi untuk Awang Ferdian Hidayat

Terlambat 6 Menit, Pasangan Balon Santun Tidak Diterima KPU Tarakan

GP Ansor Kaltim Minta Cagub/Cawagub Tak Gunakan Politik Primitif, 70 Persen Kader Bakal Awasi

Maju di Pilgub Kaltim Gandeng Jaang, Awang Ferdi Terancam Dipecat DPP PDI Perjuangan

Disambut Hangat, Skuat Timnas Islandia Puji Keramahan Masyarakat Yogyakarta

Berambisi Besar Menjuarai MotoGP, Ducati Malah Kehilangan Sponsor Penting

Halaman
123
Penulis: Nalendro Priambodo
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help