Gara-gara Penempatan Tugas, Banyak Kasus Perceraian dan Perselingkuhan?

Tidak hanya harmonisasi antar guru dan murid, atau guru dengan kepala sekolah, tapi juga tidak memisahkan keluarga.

Gara-gara Penempatan Tugas, Banyak Kasus Perceraian dan Perselingkuhan?
ilustrasi.net
Perceraian 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Geafry Necolsen

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG REDEB - Untuk memaksimalkan proses belajar-mengajar, dan memudahkan anak-anak menyerap materi pelajaran yang diberikan, Bupati Berau, Muharram meminta agar setiap sekolah untuk menciptakan suasana yang menyenangkan.

Tidak hanya harmonisasi antar guru dan murid, atau guru dengan kepala sekolah, tapi juga tidak memisahkan keluarga.

Karena itu, Muharram menginstruksikan agar Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, sebelum melakukan mutasi kepada guru atau kepala sekolah, untuk meminta pernyataan kepada mereka yang dimutasi.

“Semua guru yang dimutasi, saya minta ditanya dulu, bersedia atau tidak ditempatkan di tempat baru. Karena ada yang domisili belasan tahun di Kampung Sukan, tapi di tempatkan di Kampung Pesayan yang jarak rumah dan sekolahnya sangat jauh,” kata Muharram, saat melantik kepala sekolah dan guru yang dimutasi, di Balai Mufakat, Kamis (11/1/2018).

Dengan cara ini, Muharram berharap, mereka yang ditugaskan mengajar merasa nyaman melaksanakan tugas.

“Bukan karena dipaksa. Diupayakan domisili dan tempat kerja paling dekat,” tambahnya.

Baca: Dikenal Dekat, Begini Ungkapan Tompi soal Ahok Gugat Cerai Istrinya

Baca: Cantik? Pasti! Tapi Ternyata Ini Alasan Revlon Dapuk Gal Gadot Menjadi Duta Kosmetik

Baca: Seorang PNS Dinas PU Kaltim Tiba-tiba Ditemukan Tewas di Depan Laptopnya

Halaman
12
Penulis: Geafry Necolsen
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help