Atlet dan Pelatih Hoki Dijatuhi Sanksi Berat, Begini Cara Pengprov FHI Kaltim Bentengi Pasukannya

Tujuh atlet dan 3 pelatih serta ofisial hoki asal Kalimantan Timur dijatuhi sanksi berat oleh Pengurus Besar Federasi Hockey Indonesia.

Atlet dan Pelatih Hoki Dijatuhi Sanksi Berat, Begini Cara Pengprov FHI Kaltim Bentengi Pasukannya
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Ketua Pengprov FHI Kaltim, Najemuddin (dua dari kanan). 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Cornel Dimas

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Tujuh atlet dan tiga pelatih serta ofisial hoki asal Kalimantan Timur dijatuhi sanksi berat oleh Pengurus Besar Federasi Hockey Indonesia (PB FHI).

Sanksi tersebut dijatuhkan PB FHI bersamaan dengan terbitnya surat resmi bernomor 005 tahun 2018 yang ditandatangani Ketua PB FHI, Brigjen TNI Yus Adi Kamrullah, Senin (8/1/2018).

Surat tersebut berisi tentang pemberian sanksi kepada atlet dan ofisial hoki yang mengikuti kejuaraan hockey international womens Asian Games Qualifier 2018 pada awal Januari di Bangkok, Thailand.

Mereka dikeluarkan secara tidak hormat dari keanggotaan FHI dan tidak bisa berpartisipasi di ajang resmi di bawah naungan FHI baik itu dalam negeri maupun luar negeri.

Baca: Ikuti Ajang Tanpa Persetujuan FHI, Atlet dan Pelatih Hoki Kaltim Ini Dijatuhi Sanksi Berat

Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengprov FHI Kaltim, Najemuddin berjanji bakal menjalankan keputusan PB FHI tersebut secara tegas.

Najemuddin menjelaskan atlet dan pelatihnya yang disanksi tersebut memang melakukan kesalahan fatal.

Pasalnya mereka mengikuti ajang tanpa persetujuan FHI dengan membawa nama Indonesia dan organisasi Hoki yang tidak diakui KONI maupun KOI.

"Problem ini sangat serius dan pembahasan sudah sampai ke Wapres Jusuf Kalla. Sangat disayangkan ada atlet kita yang ikut. Tapi kami tidak mentolerir karena ini sudah kesalahan fatal yang mereka perbuat," kata Najemuddin, Jumat (12/1/2018).

Halaman
12
Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help