Pilgub Kaltim 2018

KPU Kaltim Bentuk Gerakan Coklit ‎Daftar Pemilih Pilgub 2018

Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltim, membentuk Gerakan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) daftar pemilih.

KPU Kaltim Bentuk Gerakan Coklit ‎Daftar Pemilih Pilgub 2018
TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Rapat Pemutakhiran Daftar Pemilih KPU Provinsi Kaltim di Hotel Harris, Samarinda, Jumat (12/1/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim Budhi Hartono

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Kaltim, membentuk Gerakan Coklit (Pencocokan dan Penelitian) daftar pemilih di Pemilihan Gubernur Kaltim, periode 2018-2023.

Gerakan Coklit akan dimulai tanggal 20 Januari 2018, dengan target dan tujuan untuk memastikan warga atau masyarakat tercatat dan masuk dalam daftar pemilih.

Anggota Komisioner KPU Provinsi Kaltim, Rudiansyah menjelaskan, pembentukan Gerakan Coklit ini, akan melibatkan semua komisioner di KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota.

"Tahapan pencocokan dan penelitian daftar pemilih mulai 20 Januari sampai 18 Februari 2018. Dimana Petugas Pemutakhiran Daftar Pemilih melakukan kerja pendataan dari rumah ke rumah. Ini untuk memastikan masuknya penduduk yang memiliki hak pilih masuk dalam Daftar Pemilih," tutur Rudiansyah yang menjabat Ketua Bidang Teknis KPU Kaltim, kepada Tribun, di Hotel Harris Samarinda, Jumat (12/1/2018).

Menurut dia, Gerakan Coklit dimulai secara serentak pada tanggal 20 Januari, dengan melibatkan seluruh komisioner dimana masing masing komisioner provinsi dan kabupaten kota.

Baca: Mulan Jameela Unggah Foto Dhani Lagi Shalat, Eh Netter Salfok Sama Gundukan, Apaan Tuh?

Baca: Isu Terorisme Terus Bayangi Kalimantan Utara, Ini Sebabnya

"Yang disasar minimal 5 rumah tokoh-tokoh masyarakat untuk bersama-sama petugas melakukan coklit, sebagai upaya mendorong sikap aktif masyarakat. Ini untuk memastikan dirinya dapat memberikan hak suara di TPS pada hari pemungutan nanti," paparnya.

Dalam melaksanakan gerakan coklit, lanjut dia, maka Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) bukan sekedar melakukan pendataan saja, melainkan menyampaikan/mensosialisasikan tahapan pilkada.

"Dan yang terpenting berpartisipasi dalam tahapan pemilu terutama dengan datang ke TPS pada hari pemungutan 27 Juni 2018 mendatang," lanjutnya.

Baca: Meghan Markle Jadi Ikon Mode Nih, Jumper yang Dikenakannya Ludes dalam Sekejap!

Gerakan Coklit ini, tambah dia, juga memudhakan operator Sidalih (Sistem Informasi Data Pemilih) di kabupten/kota dapat memproses daftar pemilih secara tepat dan sesuai tahapan.

‎"Jadi nanti, kegiatan Gerakan Coklit ini akan ditindaklanjuti dengan Bimtek Kepada PPDP oleh KPU Kabupaten/kota. Minimal lima petugas PPDP yang akn turun melakukan pencocokan dan penelitian pemilih," pungkasnya. (*)

Penulis: Budhi Hartono
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help