TribunKaltim/

Pilgub Kaltim 2018

Mayoritas Paslon Belum Selesaikan Laporan Harta Kekayaan

Tanda bukti sudah melaporkan inilah yang kemudian diserahkan kepada KPU Kaltim, ketika proses pendaftaran paslon dilakukan kemarin.

Mayoritas Paslon Belum Selesaikan Laporan Harta Kekayaan
tribunkaltim.co/budhi hartono
Ida Farida (tengah), Komisioner KPU Kaltim. 

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sudah atau belum rampungnya pengurusan laporan harta kekayaan paslon Gubernur/ Wakil Gubernur Kaltim 2018, disebut Komisioner KPU Kaltim, Ida Farida sudah disampaikan tiap pasangan calon ketika mendaftar ke KPU.

Sebagai informasi, terkait laporan harta kekayaan, tiap perorangan pasangan calon melakukan proses pelaporan kepada KPK.

Ketika KPK sudah selesai melakukan pengecekan laporan, KPK kemudian menyerahkan tanda bukti kepada perorangan yang melakukan pelaporan harta kekayaan tersebut.

Tanda bukti sudah melaporkan inilah yang kemudian diserahkan kepada KPU Kaltim, ketika proses pendaftaran paslon dilakukan kemarin.

“Mereka sudah laporkan tanda bukti sudah lapor (ke KPK) ketika pendaftaran kemarin. Yang pasti mereka sudah melaporkan ke KPK. Kalau masih belum selesai (tetapi sudah melapor ke KPK) ya tak apa-apa,” ucapnya.

Bagaimana publik bisa mengakses laporan harta kekayaan tersebut, tergantung apakah hasil kekayaan tersebut sudah dipublish oleh lembagar antiasuah tersebut.

“Sebenarnya, jika mereka sudah menyerahkan ke KPK, dan sudah selesai prosesnya, itu bisa dilihat. Kan ada paslon yang sudah selesai untuk pelaporan. Ada juga yang masih berproses berkasnya di KPK,” ucap Ida.

Tribun kemudian menanyakan berapa paslon atau perseorangan Calon Gubernur/ Wakil Gubernur yang telah selesai menyelesaikan laporan harta kekayaan tersebut ke KPK, Ida menyatakan bahwa sebagian besar tiap Calon Gubernur/ Wakil Gubernur masih belum selesai menyelesaikan laporan harta kekayaan tersebut.

“Hampir semua masih dalam proses. Hanya ada beberapa yang selesai. Kalau tidak salah, Pak Rusmadi sudah selesai. Mungkin kan karena dia (mantan) pejabat negara. Tetapi saya lupa tahun berapa laporan harta kekayaan yang beliau laporkan. Belum bisa saya sampaikan semua, karena takut salah. Yang pasti hampir semua belum ada yang komplit,” ucapnya. (*)

Penulis: Anjas Pratama
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help