Tol Balikpapan-Samarinda sudah 46,7%, Jasa Marga Optimistis Beroperasi di Januari 2019

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) optimistis, jalan tol Balikpapan-Samarinda dapat beroperasi pada awal Januari 2019.

Tol Balikpapan-Samarinda sudah 46,7%, Jasa Marga Optimistis Beroperasi di Januari 2019
tribun kaltim/nevrianto hp
Proyek jalan tol Samarinda-Balikpapan

TRIBUNKALTIM.co - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) optimistis, jalan tol Balikpapan-Samarinda dapat beroperasi pada awal Januari 2019. Pasalnya, progres jalan tol pertama di Pulau Kalimantan ini sudah mulai signifikan.

Direktur Utama PT Jasamarga Balikpapan Samarinda (JBS) Arie Irianto mengatakan, hingga awal bulan Januari 2018, proyek pembangunan jalan tol yang dibagi menjadi 5 Seksi ini sudah mencapai 46,7%. Sedangkan dalam sektor pembebasan lahan, sudah mencapai 96,68%.

Melihat progres yang telah dicapai oleh PT JBS, Direktur Utama JSMR Desi Arryani yang melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan Jalan Tol sepanjang 99,35 Km tersebut mengaku optimis proyek itu dapat selesai di akhir tahun 2018 sehingga awal tahun 2019 dapat dioperasikan.

Baca: Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akan Dilengkapi 16 Pintu Tol, Ini Lokasinya]

Baca: Pembangunan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Pakai Teknologi Jerman

Baca: Presiden Jokowi Serius, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda Mulus

Dia juga mengharapkan, nantinya jalan tol ini dapat menjadi cikal bakal Trans Kalimantan. "Di akhir tahun 2018, mudah-mudahan jalan tol Balikpapan Samarinda dapat diselesaikan sehingga pada awal tahun 2019 jalan tol ini dapat beroperasi," tutur Desi dalam keterangan resminya, Jumat (12/1).

Pembanguan Jalan Tol Balikpapan Samarinda hingga saat ini terus berlanjut. Pembanguan yang berjalan yakni Seksi 1
Pembanguan Jalan Tol Balikpapan Samarinda hingga saat ini terus berlanjut. (Tribunkaltim/M Wikan H)

Lebih lanjut, Desi mengapresiasi langkah percepatan yang dilakukan oleh JBS, salah satu permasalah utama yang dihadapi JBS adalah Tahura (Taman Hutan Rakyat) dimana setelah hampir satu tahun lamanya akhirnya Tahura dapat diselesaikan sehingga progres konstruksi dapat segera dilaksanakan dilahan tersebut.

Desi juga menyatakan dengan dioperasikannya Jalan Tol Balikpapan-Samarinda akan memangkas biaya logistik karena distribusi barang antar dua kota tersebut menjadi lebih cepat.

Pengguna jalan dapat memangkas total perjalanan 54 Km, sehingga berbanding lurus dengan efisiensi waktu perjalanan antara Balikpapan dan Samarinda, dari waktu tempuh semula menghabiskan 3 jam, nantinya dapat ditempuh hanya dalam waktu 1 jam. (*)

Editor: Adhinata Kusuma
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help