Berita Video

VIDEO - Jumlah Pasien Difteri yang Ditangani RSUD AWS Meningkat hingga 18 Orang, Ini Penjelasannya

Kemungkinan kami akan tambah satu ruang lagi, karena penanganan Difteri ini memerlukan penanganan yang tak disamakan dengan penyakit lain

VIDEO - Jumlah Pasien Difteri yang Ditangani RSUD AWS Meningkat hingga 18 Orang, Ini Penjelasannya
tribunkaltim.co/anjas pratama
Kepala Unit Humas RSU AW Syahranie, M. Fabian Satrio saat menjelaskan terkait Difteri di RS AW Syahranie Samarinda, Jumat (12/1/2018). 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA – Sejak pertama kali dapatkan pasien Difteri di Samarinda pada awal Januari lalu, sampai saat ini jumlah kasus Difteri di Samarinda yang telah dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS), Kota  Samarinda terus bertambah.

Hal ini sesuai apa yang disampaikan Kepala Unit Humas RSU AW Syahranie, M. Fabian Satrio saat ditemui Tribun, Jumat (12/1) di RS tersebut.

“Sampai saat ini, RS AW Syahranie sedang merawat 18 pasien (Difteri). Dari 18 pasien tersebut, 8 pasien sudah positif dari pemeriksaan usap. Sisanya 10 pasien masih kami curigai (terjangkit). Jadi peningkatannya cukup banyak, ya,” ucapnya.

Baca: Disebut Tak Lagi Perawan, Ria Ricis Naik Pitam lalu Ancam Lakukan Ini untuk Netizen yang Nyinyir

Baca: Ikuti Ajang Tanpa Persetujuan FHI, Atlet dan Pelatih Hoki Kaltim Ini Dijatuhi Sanksi Berat

Baca: Simpan Narkoba dalam Kotak Susu, Tak Disangka di Tempat Ini Kurir Lempar Sabu 1 Kg

Ke 18 pasien tersebut adalah gabungan dari seluruh pasien yang ada sejak awal pertama kalinya pasien Difteri dirawat di RS tersebut.

“Ini total gabungan dengan pasien yang lama. Dari awal, kami rawat 21 pasien, dan 2 pasien sudah pulang,” ucapnya.

Dari 18 pasien tersebut, didominasi oleh pasien yang berusia rata-rata di bawah 10 tahun. Sementara, untuk pasien tertua, berusia sekitar 22 tahun.

Halaman
123
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help