Dua Hari Dirawat, Mustamin Hembuskan Nafas Terakhir, Dikawal Polisi Hingga Penguburan

"Saya minta leading sektor polisi, Bhabinkamtibmas untuk mengamankan jalannya shalat jenazah hingga penguburan," tutur Putu.

Dua Hari Dirawat, Mustamin Hembuskan Nafas Terakhir, Dikawal Polisi Hingga Penguburan
TRIBUN KALTIM / MUHAMMAD FACHRI RAMADHANI
Korban, Mustamin (50), penjual ikan disholatkan di Masjid Asy-Sya'ban Jalan Pandan Arum RT 28 Kelurahan Margasari, sebelum dikebumikan di pemakaman BDS, Kamis (11/1/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Muhammad Fachri Ramadhani

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dua hari mendapat penanganan intensif pihak medis, nyawa Mustamin (50) tak tertolong.

Ia adalah penjual ikan yang ditikam di Pasar Pandan Sari, Selasa (9/1/2018) lalu.

"Korban meninggal Kamis kemarin. Empat tusukan bersarang di tubuhnya," kata Kapolsek Balikpapan Barat Kompol I Putu Yasa, Sabtu (13/1/2018).

Jenazah korban dishalatkan di Masjid Asy-Sya'ban Jalan Pandan Arum RT 28 Kelurahan Margasari, sebelum dikebumikan di pemakaman BDS, Kamis (11/1/2018) kemarin.

"Saya minta leading sektor polisi, Bhabinkamtibmas untuk mengamankan jalannya shalat jenazah hingga penguburan," tutur Putu.

Pemberitaan sebelumnya, pengunjung Pasar Pandan Sari Balikpapan dibuat heboh lantaran terjadi aksi penikaman, Selasa (9/1/2018) sekitar 09.00 Wita.

Akibat kejadian itu salah seorang penjual ikan dilarikan ke Rumah Sakit lantaran menerima lika tusukan.

Korban bernama Mustamin (50) menderita luka tusuk dibagian perut.

Korban yang dalam kondisi kritis ditangani petugas medis Rumah Sakit Kanujos Djatiwibowo.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Fachri Ramadhani
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help