Musim Pillkada, Waspadai Peredaran Uang Palsu

tahun politik pada Pilkada kerap dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarluaskan uang palsu.

Musim Pillkada, Waspadai Peredaran Uang Palsu
INTERNET
ilustrasi uang palsu 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Memasuki tahun politik, kepolisian dari Polresta Samarinda mengingatkan kepada warga untuk waspada adanya peredaran uang palsu.

Pasalnya, tahun politik pada Pilkada kerap dimanfaatkan oknum yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarluaskan uang palsu.

"Dilihat, diraba dan diterawang, ini jangan disepelekan, karena ini langkah awal untuk identifikasi uang palsu," ucap Kasubag Humas Polresta Samarinda, Ipda Danovan, Sabtu (13/1/2018).

Baca: Mumpung Akhir Pekan, yuk Bikin Seblak Kuah Pedas yang Rasanya Nendang Banget

Lanjut dia menjelaskan, bagi warga yang menemukan adanya uang palsu, segera laporkan ke kepolisian terdekat, agar aparat keamanan dapat segera melakukan penyelidikan.

"Kalau temukan uang palsu, jangan dibelanjakan, langsung laporkan ke kepolisian, biar cepat ditindaklanjuti," ucapnya.

Bahkan, belum lama ini pihaknya mendapati adanya uang palsu pecahanan Rp 100 ribu yang beredar di tempat permaianan keluarga, yang berada disejumlah mall di Samarinda.

Baca: Balas Sindirian Inul, Syahrini Naik Helikopter Limited Edition

Namun, hingga saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan tentang asal muasal uang palsu tersebut.

"Kita dapati di jasa tempat permainan, uang Rp 100 ribu palsu, seharusnya pengusaha maupun toko-toko punya alat ultraviolet untuk deteksi uang palsu, sebagai antisipasi," ungkapnya.

"Dan, koordinasi dengan Bank Indonesia atau pihak perbankan selalu kami lakukan untuk antisipasi dan sosialisasi ke masyarakat," tambahnya.

Baca: Promosikan Produk Pemutih Kulit, Model cantik Ini Dipenjara Akibat Umbar Bagian Intimnya

Terkait dengan Pilkada, dirinya meminta kepada warga untuk tidak terjerumus dalam praktik money politic. Jika ada yang memberikan uang untuk mencoblos pasangan tertentu, kepolisian meminta untuk laporkan hal itu.

"Jauhi praktik money politic, ini juga bisa mencegah beredarnya uang palsu. Dan, biasanya yang kerap jadi sasaran warga biasa," ucap mantan Kanit Binmas Polsekta Samarinda Ilir itu. (*)

Penulis: Christoper Desmawangga
Editor: Januar Alamijaya
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About us
Help